PPI Laksanakan Raker RKAP 2021

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) baru saja melaksanakan rapat kerja RKAP 2021 yang diselenggarakan di Yogyakarta, (20/21/2020).

Manajemen PPI dalam Raker RKAP 2021 ini mengambil tema Fokus Bisnis dalam Rangka Transformasi Holding Pangan Guna Mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Raker yang diselenggarakan selama dua hari itu menjadi momen penegasan peran PPI dalam fungsi trading di Holding pangan di depan para manajemen internal, salah satunya ihwal penguatan penyerapan hasil produksi petani dan nelayan dengan mendorong transfromasi kemitraan digital bersama Industri Kecil Menengah (IKM). PPI siap membantu untuk melakukan pemasaran melalui Program Beli Produk Rakyat.

PPI juga terus meningkatkan fungsinya dalam supply chain yang baik untuk mendukung program pemerintah menjaga disparitas harga pangan semakin baik.

Panel Barus, dewan komisaris PPI, dalam kesempatan bersamaan menyampaikan bahwa dewan komisaris berkomitmen mengarahkan PPI untuk melaksanakan program kerja sesuai inisiatif strategis pemerintah dan kementerian BUMN di 2021.

“PPI harus lebih meningkatkan nilai tambah untuk rakyat Indonesia, dengan inisiatif strategis pemerintah dan Kementerian BUMN di 2021 sebagain haluannya,” terang Panel Barus.

“PPI akan ambil posisi dalam peran offtake produk pangan, dan produk UMKM, petani, peternak dan nelayan, dalam melakukan pemasaran program beli produk rakyat baik untuk pasar domestik maupun internasional,” tambah Fasika Khaerul Zaman, Direktur Utama PT PPI di Yogyakarta.

Adapun dalam mendukung Program Peningkatan Ekonomi Nasional di masa kebiasaan baru Covid-19 ini, PPI menginternalisasikan RJPM Pemerintah serta program prioritas Kementerian BUMN, dan Fokus Bisnis dengan penataan dan pendalaman pangsa pasar produk pangan & nonpangan, dengan target peningkatan market share dalam dan luar negeri, fokus integrasi dan konsolidasi proses bisnis dengan memanfaatkan teknologi Informasi serta Fokus transformasi Keuangan dan SDM/Organisasi.

“Alhamdulillah PPI berturut-turut di semester I sampai dengan triwulan III 2020 ini membukukan net profit sebesar Rp.52,9 miliar dengan margin 3,28%. Selain fokus bisnis kami juga telah melakukan langkah-langkah cost efficiency dari biaya-biaya yang kurang menimbulkan dampak profit,” ujar Kindy Rinaldy Syahrir, Direktur Keuangan, Umum dan SDM PT PPI.