Siaran Pers

Siaran Pers

PPI Gelar Talkshow Bareng Arya Sinulingga, Bahas Cara Tingkatkan Skill Komunikasi

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) / PPI menyelenggarakan Talkshow bersama Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, dengan tema Upgrade Your Communication Skill. Acara ini dilakukan secara hybrid, online dan offline sesuai protokol kesehatan ketat pada, (14/06/21).

Acara tersebut adalah rangkaian dari HUT PPI ke-18 yang akan jatuh pada tanggal 19 Juni 2021 dengan tema besar “Sinergi Kembangkan Potensi, Wujudkan Mimpi”.

Tujuan dari talkshow tersebut adalah dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam kemampuan berkomunikasi yang baik di seluruh level karyawan PPI sebagai salah satu modal utama untuk menjadi BUMN Trading yang unggul untuk dapat bersaing dalam lingkup perdagangan dalam negeri dan luar negeri, dan BUMN Klaster Pangan lainnya dalam menyampaikan proses dan potensi bisnis perusahaan kepada para pemangku kepentingan, ynag juga terbuka untuk umum.

PPI mengundang Arya Sinulingga sebagai narasumber yang kompeten, praktisi sekaligus ahli komunikasi sebagai bentuk feeding terhadap peningkatan skill berkomunikasi insan PPI dengan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kepercayaan, keberpihakan, dan tentu peningkatan potensi transaksi sebagai goal perusahaan.

Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati, secara langsung menjadi moderator dalam talkshow tersebut yang dihadiri pula oleh BUMN Klaster Pangan yaitu, RNI, BGR, Perindo, Perinus, Garam, SHS, Pertani, dan Berdikari, via Zoom dan YouTube Channel PPIPersero.

“Ada banyak sekali alasan mengapa talkshow ini mengangkat tema komunikasi. Pepatah bijak mengatakan bahwa dengan komunikasi segala urusan yang pelik dapat diselesaikan. Dengan mengundang Bang Arya yang expert dalam bidangnya, dengan berbagai pengalaman yang luar biasa, kita dapat belajar dan meng-improve communication skill kita,” ungkap Nina.

Dalam paparannya, Arya mengungkapkan bahwa modal dasar dalam berkomunikasi adalah dengan mengenal diri sendiri, potensi diri, kelebihan dan kekuarangan diri.

“Kita wajib mengidentifikasi hal-hal positif yang dimiliki dan mengomunikasikan setiap pekerjaan yang dilakukan kepada khalayak untuk membentuk citra yang baik dengan brand yang dikenal masyarakat. Bagaimana kita harus mengetahui siapa diri kita, apa potensi kita, ke depan mau seperti apa, mesti bangun brand diri kita sendiri, bangun branding BUMN kita tercinta supaya kita mendapatkan kepercayaan, kemudahan, di mana pun kita berada,” terang Arya.

Nina menutup dengan how to improve our skill dan ternyata itu semua dimulai dari diri sendiri.

“Everybody is marketer. Bayangkan besarnya kekuatan itu apabila kita mengomunikasikan sisi positif dari PPI supaya PPI yang sudah beranjak ke-18 tahun ini bisa lebih banyak dikenal orang, bisa lebih banyak dikenal dunia trading, dunia pangan, tidak hanya di indonesia, tetapi juga di dunia internasional, saya yakin kita semua pasti bisa,” pungkas Nina.

PPI sebagai trading capabilities, melalui kegiatan ini menanamkan kesadaran bahwa setiap insan PPI adalah marketer yang dituntut untuk mengenali PPI, mulai dari produk yang diperdagangkan dan lain sebagainya agar mampu meningkatkan brand awareness dan kinerja korporasi.

Sebagai BUMN perdagangan di klaster pangan, PPI berperan secara aktif dalam pemenuhan timeline pembentukan Holding BUMN Pangan dan proses penggabungan PT BGR (Persero) ke dalam PPI. Tentu harapan potensi perusahaan menjadi lebih besar dalam rantai pasok pangan sebagai agent development untuk mencapai visi dan misi pemenuhan pangan nasional, khususnya dan perdagangan lainnya baik dari kualitas dan kuantitas penyerapan ekosistem UMKM, petani, peternak dan nelayan sebagai sumber pasokan distribusi dalam negeri dan ekspor ke mancanegara.

Siaran Pers

PPI dan N Brothers Tandatangani Nota Kesepahaman tentang Ekspor dan Impor Produk dan atau Komoditi

@PPIPersero dan N Brothers Pty Ltd / N Brothers menandatangani nota kesepahaman secara virtual mengenai ekspor dan impor produk dan/atau komoditi, pada Selasa (25/05/2021).

Penandatanganan nota kesepahaman ini dan pembukaan Representative Office PPI di Australia, merupakan momentum yang baik sebagai aksi korporasi dalam rangkaian HUT PPI yang ke-18 pada bulan Juni 2021.

PPI dan N. Brothers berharap dapat menciptakan sinergi sesuai kompetensi dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki masing-masing dengan tetap memperhatikan dan menjunjung tinggi prinsip kelayakan, saling menguntungkan dan untuk kepentingan umum.
Hadir pada kesempatan tersebut Duta Besar LBBP RI untuk Australia merangkap Vanuatu, Y. Kristiarto S. Legowo; Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Didi Sumedi; Managing Director N. Brothers, Yeslam Alwaini dan Sales and Marketing Director N. Brothers, Mohamad Rohmat, Atase Perdagangan RI di Australia, Agung Wicaksono; dan Ketua Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) di Australia, Ayu Siti Maryam.

Dari pihak PPI, hadir Komisaris, Hamli; Direktur Utama, Nina Sulistyowati; Direktur Komersial & Pengembangan, Andry Tanudjaja; Direktur Operasi, Eko Budianto; VP Departemen Pemasaran, Dian Purnama Latief; Plt VP Departemen Penjualan, Sherly Herlinawati Rengkung; dan Regional Manager PPI di seluruh Indonesia.

Eksistensi PPI ini juga tidak terlepas dari dukungan dan peran serta Kementerian Perdagangan RI, dalam hal ini Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional dan para-Duta Besar khususnya Dubes RI untuk Australia merangkap Vanuatu serta para–Indonesian Trade Office Promotion Center (ITPC) di seluruh dunia dalam memberikan kesempatan kepada PPI sebagai BUMN perdagangan di Indonesia.

Kristiarto mengucapkan selamat kepada PPI yang merupakan salah satu BUMN, dan N. Brothers, salah satu perusahaan yang dimiliki oleh diaspora Indonesia di Australia. Kedutaan besar RI di Canberra dan bersama-sama seluruh perwakilan RI di Australia senantiasa menjalin kerja sama yang erat dengan Kementerian Perdagangan RI untuk mendukung setiap upaya Indonesia meningkatkan ekspor ke Australia melalui berbagai fasilitas yang dilakukan.

“Ini merupakan salah satu bentuk nyata dari fasilitas yang dilakukan oleh suatu perwakilan RI dalam memfasilitasi para pelaku usaha Indonesia untuk meningkatkan ekspor Indonesia ke luar negeri, khususnya ke Australia. Saya yakin PPI sebagai salah satu BUMN yang bergerak di bidang perdagangan dalam negeri dan internasional dapat memanfaatkan pasar yang begitu besar di Australia melalui kolaborasi dengan N. Brothers yang berada di Australia. Kolaborasi ini tentunya kita harap dapat meningkatkan ekspor Indonesia ke Australia, dan peluangnya memang besar. Mudah-mudahan hal ini bisa memberikan kemaslahatan bagi bangsa yang kita cintai ini,” ujar Kristiarto.

Didi Sumedi juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran KBRI Canberra, Atase Perdagangan Canberra, Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Sydney, serta PPI dan N. Brothers yang secara konsisten terus bekerja sama mempromosikan produk Indonesia sehingga dapat dikenal secara luas di Australia. Australia merupakan salah satu mitra penting bagi Indonesia di berbagai bidang, termasuk di sektor perdagangan, investasi, pariwisata, dan sosial budaya.

“Indonesia – Australia Comprehensive Economic Partnership (IA-CEPA) yang efektif meningkatkan akses pasar, telah berlaku sejak 5 Juli 2020. Para pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan cakupan IA-CEPA yang komprehensif, seperti penghapusan tarif biaya masuk perdagangan barang, kesempatan yang luas di perdagangan jasa, serta program-program pengembangan sumber daya manusia dan tentunya peluang investasi dari kedua negara. Semua ini diharapkan akan membentuk Indonesia sebagai Economic Powerhouse di kawasan. Kami mengucapkan selamat kepada PPI yang telah berhasil mencapai kesepakatan kerja sama bisnis dengan N Brothers. Kerja sama ini tentu merupakan inisiasi untuk membangun kesepakatan lebih lanjut dan untuk mengeksplorasi apa saja yang bisa dikembangkan ke depan,” terang Didi.

“PPI dalam kiprahnya sebagai BUMN yang bergerak di bidang trading, selalu menyesuaikan strategic direction dengan para pemegang saham, dalam hal ini Kementerian Perdagangan RI dan Kementerian BUMN RI. PPI menjadikan pengembangan pasar ekspor ini sebagai inisiatif strategi di holding pangan. Hal ini tentu dibarengi oleh peningkatan standardisasi proses dan peningkatan kualitas produk untuk menjamin keberlangsungan rencana ekspor dan penetrasi pasar di luar negeri,” terang Nina. “Selain itu PPI juga memasukkan model bisnis korporasi & integrator untuk UMKM, petani, peternak, dan nelayan dalam upaya penyerapan hasil produknya dapat masuk dan bersaing di pasar internasional, dalam peran PPI perusahaan BUMN yang berfungsi sebagai agent of development,” lanjutnya.

PPI coba mengadaptasikan arahan Presiden RI dalam trade outlook 2020 terkait peningkatan traffic perdagangan negara, yaitu melalui stabilisasi harga, terutama inflasi serta meningkatkan daya beli masyarakat; membantu UKM, dengan membantu pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dalam menembus pasar ekspor melalui perjanjian kerja sama perdagangan internasional. Tak ketinggalan 5 prioritas Kementerian BUMN sebagai parameter KPI PPI dalam nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia, inovasi model bisnis, kepemimpinan teknologi, peningkatan investasi dan pengembangan talenta.

Dalam inovasi model bisnis ini, target PPI dalam Holding Pangan di antaranya adalah pembentukan 13 Representative Office sampai dengan akhir tahun 2024, hal ini untuk mendukung model pemasaran dan penjualan ekspor, ekspor produk di Holding pangan, terlaksananya misi dagang, misi pembelian, misi pemasaran, pameran dagang, dan promosi katalog untuk ekspor.

“Penjajakan PPI dengan wakil dari Australia ini sebagai langkah konkret ekspansi market PPI di luar negeri. PPI dan N. Brothers akan menjajaki pasar masing-masing, menyiapkan produk atau komoditi yang potensial. Dalam rencana pembukaan RO, tentu akan terus ditingkatkan dalam pemenuhan sarana dan prasarananya,” tambah Andry.

PPI akan lakukan optimalisasi fungsi PPI berkaitan dengan fungsi offtaker peningkatan market share di perdagangan pangan dan nonpangan, penambahan sumber suplai yang terukur sehingga diharapkan terwujud potensial transaksi dalam waktu dekat.

PPI meyakini pemerintah terus lakukan peningkatan iklim usaha yang kondusif terutama di tengah kondisi pandemi ini sehingga perekonomian nasional terus bergerak.

PPI akan mendukung upaya pemerintah untuk mencapai target sasaran strategis tahun 2021, baik dalam sektor Perdagangan Dalam Negeri maupun Perdagangan Luar Negeri, membangkitkan kembali geliat perekonomian, khususnya dalam proses pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19,” pungkas Andry.

Mohamad Rohmat juga mengucapkan terima kasih kepada PPI yang telah memberikan kesempatan dan kepercayaan untuk dapat bermitra dalam kerja sama dagang, khususnya dalam rangka meningkatkan ekspor produk Indonesia ke Australia.

“Kami optimis bahwa melalui kerja sama dagang ini, yang memiliki kapasitas saling melengkapi, akan dapat lebih menguntungkan dan mengoptimalkan peluang bisnis yang ada di pasar Australia. Kerja sama yang didukung oleh banyak pihak khususnya Pemerintah Indonesia ini, merefleksikan komitmen bersama untuk mengambil manfaat yang sebesar-besarnya bagi dunia usaha Indonesia dari implementasi IA-CEPA yang berlaku sejak Juli tahun lalu. Kami akan memegang teguh perjanjian kerja sama ini dan akan berkomitmen untuk melakukan pengembangan bisnis dan pasar ekspor produk Indonesia di pasar Australia,” pungkas Rohmat.

Siaran Pers

Direksi PPI Lakukan Audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah untuk Membangun Sinergi Pengembangan Toko Grosir Desa

Direksi PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)/PPI berkesempatan kembali menyampaikan rencana pengembangan Toko Grosir Desa bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Selasa (24/05/2021).

Audiensi dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati; Direktur Komersial dan Pengembangan PPI, Andry Tanudjaja; serta jajaran Kepala OPD Pendamping Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yaitu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, M. Arif Sambodo; Kepala Dinas UMKM, Ema Rahmawati; serta Kepala Biro Otonomi Daerah, Pemerintahan dan Kerja Sama, Muhammad Marofi.

Rantai pasok yang panjang dari produsen baik BUMN maupun swasta menjadi kendala bagi desa dengan lokasi yang jauh, ketersediaan barang dan volume pengambilan barang yang tidak menentu, menyebabkan harga di desa menjadi lebih tinggi. Toko Grosir Desa (dulu bernama BUMN Shop) dalam pengelolaannya dapat membantu mengurangi rantai distribusi untuk menjaga ketersediaan barang, harga yang kompetitif dan kemudahan pengambilan barang untuk masyarakat desa.

Hasil sinergi dari Kementerian BUMN, Kemendesa PDTT, PPI, Pertamina, HIMBARA dan BUMDes, terbentuklah BUMN Shop yang menjadi awal brand toko dan bertransformasi menjadi Toko Grosir Desa.

Nina menyampaikan bahwa fungsi Toko Grosir Desa ini adalah untuk mengembangkan distribution channel untuk memperluas pasar dalam negeri dan juga channel langsung ke masyarakat desa, mengembangkan agen dalam bentuk toko grosir yang memiliki harga yang wajar untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, dan juga memiliki fungsi pengendalian harga pasar di masyarakat desa secara langsung.

Pada saat ini sebaran Toko Grosir Desa PPI terdapat di Sukabumi, Tasikmalaya, dan Ciamis. Dalam perkembangannya sebagai strategy initiative perusahaan di Holding Pangan, PPI berencana mengembangkan Toko Grosir Desa yang akan bekerjasama dengan SPJT (Sarana Pembanguna Jawa Tengah) serta untuk wilayah Jabodetabek dengan Mitra Bumdes Nusantara.

Ganjar menyambut baik dari konsep toko grosir desa ini. Harapannya, kolaborasi antara BUMN dengan daerah ini dapat membantu dalam mencari rute-rute baru untuk pangsa pasar dalam negeri dan tentu saja di luar negeri. Kapasitas PPI sangat berpotensi dalam memberikan solusi dalam membantu masyarkat memasarkan produk-produk food dan nonfood dari masyarakat Jawa Tengah.

“Kapasitas PPI sangat berpotensi dalam memberikan solusi dalam membantu masyarakat dalam memasarkan produk-produk makanan dan nonmakanan dari masyarakat Jawa Tengah,” ujar Ganjar.

Andry menyampaikan bahwa sebagai BUMN trading, PPI sudah dipercaya dalam melakukan ekspor komoditas dan memiliki kapabilitas dalam mendukung produk UMKM sebagai salah satu sumber suplai untuk ekspor.

“Ekspor ini merupakan strategic initiative PPI yang sangat didukung secara strategis oleh Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN. Tentu saja Toko Grosir Desa ini kami fungsikan sebagai alternatif saluran offtake yang dapat kami lakukan penetrasinya langsung ke tingkat desa-desa,” pungkas Andry.

Siaran Pers

Direktur PPI Roadshow ke Cabang di Jawa Dalam Rangka Penguatan Bisnis di Holding Pangan

Direktur Komersial dan Pengembangan @PPIPersero, Andry Tanudjaja, melakukan monitoring dan evaluasi langsung ke beberapa cabang di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, pada 18-21 Mei 2021.

Monitoring dan evaluasi ini diperlukan untuk terus melihat realisasi kinerja dan peluang yang semakin ketat khususnya pada masa pandemi Covid-19 saat ini, selain berdiskusi mengenai kendala dan potensi daerah yang dapat lebih digali.

Rangkaian kunjungan juga dibarengi dengan peninjauan ke berbagai aset milik PPI di daerah kunjungan dan bertemu dengan beberapa stakeholder PPI.

Pada kunjungannya ke Semarang, Andry bertemu dengan Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) untuk percepatan ekspansi penambahan Grosir Desa dalam rangka mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Andry dan rombongan kemudian bersama Direktur Keuangan, SDM dan Umum PPI, Kindy Rinaldy Syahrir, bertemu dengan Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, untuk melakukan audiensi menyoal aset dan potensi ekspor Semarang. Andry dan Kindy kemudian melanjutkan lawatannya ke PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) / KIW dan bertemu Direktur Operasi KIW, Ahmad Fauzie Nur, beserta tim. Pertemuan kedua perseroan adalah untuk melakukan business matching antara kepemilikan dan kebutuhan keduanya.

Pada lawatannya ke Yogyakarta, Andry bertemu dengan Kanjeng Pangeran Haryo Wironegoro. Selain bersilaturahmi dengan menantu Sri Sultan Hamengkubuwono X tersebut, Andry dan Pangeran juga merencanakan langkah pendampingan UMKM, memajukan Badan Usaha Milik Desa, dan menciptakan ekosistem usaha yang mampu bertahan di masa dan pascapandemi.

Pada sambangannya ke Surabaya, Andry kemudian bertemu dengan Managing Director Satoria Group, Adi Alim, untuk membahas lebih jauh potensi kerja sama lain antara PPI dan Satoria. Kerja sama PPI dengan Satoria memang sudah terjalin sejak 2018 di bidang kedistributoran produk farmasi. Jika diminta, PPI juga siap menyediakan suplai bahan baku untuk infus. Pendistribusian produk farmasi dan alat kesehatan merupakan bisnis regular yang dilakukan oleh PPI.

Siaran Pers

PPI Ikuti FGD tentang Rencana Model Bisnis BUMN Klaster Pangan

@PPIPersero mengikuti Focus Group Discussion (FGD) yang membahas rencana model bisnis BUMN Klaster Pangan bersama Kedeputian Industri Pangan & Pupuk, Kementerian BUMN, dan BUMN Klaster Pangan pada (29/4/2021).

Turut hadir para pakar dan pengamat pangan dalam diskusi ini. Menurut Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin, M.Sc. mengenai hadirnya nanti BUMN holding pangan diharapkan perlu penyuluhan intend mengenai pangan serta menjalin kerja sama dengan petani, lembaga Ekonomi pedesaan.

Selain itu, Guru Besar IPB Prof Hermanto Siregar menyampaikan dari benchmark beberapa negara mengenai pengholdingan pangan, perlu peranan Direct & Indirect dalam holding BUMN Pangan agar kesempatan multiplayer semakin besar dan meluas.

Dr. Bayu Krisnamurthi, yang merupakan pakar pangan mengatakan bahwa tantangannya adalah menjadikan holding BUMN Pangan dari skala pangan terpadu menjadi skala besar.

PPI yang saat ini juga dalam proses merger, mendukung penuh percepatan Holding BUMN Klaster Pangan. BGR Logistics akan bergabung ke dalam PPI yang nantinya akan menjadi survival entity. PPI bergerak dari sisi hilir di aspek perdagangan atau trading-nya, sementara BGR dari sisi logistiknya. Kedua perusahaan ini akan bersatu, sehingga akan mendukung sepenuhnya holding BUMN klaster pangan.

PPI akan hadir di setiap mata rantai bisnis tersebut, termasuk juga nanti pemasaran daripada produk-produk klaster pangan baik itu untuk dijual ke pasar lokal kemudian juga antar pulau, dan sampai ke pasar ekspor,

Sebelumnya @RNIHolding sebagai calon induk holding BUMN klaster pangan berharap Peraturan Pemerintah (PP) holding BUMN pangan bisa terbit pada kuartal III tahun ini.

Siaran Pers

PPI Gelar Acara Santunan dan Tausiah Ramadan Bersama Yusuf Mansur

PPI menggelar acara Tausiah dan Santunan Ramadan yang dilakukan secara online via Zoom dan YouTube channel, serta offline di Graha PPI dengan protokol kesehatan yang ketat pada Selasa, (27/04/2021).

Acara dibuka dengan pembacaan Al-Qur’an dan sari tilawah yang dibacakan oleh insan PPI.

Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati dalam sambutannya mengatakan bahwa Ramadan merupakan bulan yang sangat berbeda, bulan yang penuh berkah dan kemuliaan yang sangat melimpah. Banyak ibadah tambahan yang kita tidak temui secara reguler dalam kehidupan sehari-sehari di luar bulan Ramadan seperti ibadah puasa Ramadan dan salat tarawih di malam hari.

Selain itu juga Ramadan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an, bulan dikabulkannya doa, bulan penuh ampunan, bulan penuh keberkahan, bulan dibukanya pintu surga dan ditutupnya Pintu Neraka, setan dibelenggu, dan malam seribu bulan. Di mana Allah SWT berfirman yang artinya: “Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr:1-3).

Demikian indahnya bulan Ramadan ini bila kita warnai dengan ibadah, salah satunya adalah bekerja dengan baik, penuh amanah, dan dedikasi yang kuat, ibadah yang kita lakukan untuk keluarga kita melalui keberkahan bekerja di PPI tercinta ini.

Saat ibadah puasa Ramadan, Nabi Muhammad SAW menegaskan “Barang siapa yang puasanya tidak mencegah ia dari berucap yang buruk-buruk dan mengamalkannya, maka Allah SWT tidak memerlukan ia menahan lapar dan dahaga”.

Semua praktik ibadah itu berorientasi untuk pembinaan dan pembentukan serta peningkatan kapasitas akhlakul karimah.

Hal tersebut menjadikan kita sepatutnya belajar untuk menjadikan akhlak Rasulullah yaitu Akhlakul Kharimah dan AKHLAK Core Value BUMN sebagai dasar dalam berkehidupan keseharian maupun kehidupan bekerja.

“Dengan akhlak yang mulia itu, menjadikan seluruh aktivitas kita adalah ibadah dan menjadi energi yang besar untuk berbuat kebaikan, menebar kemaslahatan bagi seluruh elemen lingkungan kehidupan kita,” tutur Nina. “Di PPI sendiri sudah kami lakukan internalisasi AKHLAK sebagai core values dengan beberapa kali dilakukan sosialisasi, termasuk juga mengundang langsung Ary Ginanjar Agustian sebagai salah satu perumus AKHLAK BUMN,” lanjutnya.

PPI kemudian memberikan santunan dan bingkisan kepada yatim binaan Binrohis PPI dan bantuan paket sembako yang terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, tepung terigu 1 kg, dan gula pasir 1 kg kepada office boy, cleaning service, sekuriti, driver, dan tenaga pendukung lainnya di lingkungan PPI.

Tausiah Ramadan disampaikan oleh Ustaz Yusuf Mansur yang membawakan tema pentingnya akhlak dalam berkehidupan, dan menjadikan Ramadan sebagai momentum penuh kebaikan dan pemicu untuk berjuang dalam peningkatan kapasitas kita sebagai mahkluk Allah SWT dan insan PPI yang memiliki tugas yang besar bagi masyarakat dan negara.

Siaran Pers

PPI Laksanakan Vaksinasi Tahap II di Sentra Vaksinasi Covid-19 Bersama

PPI telah melaksanakan vaksinasi tahap ke-2 untuk karyawan Kantor Pusat, tenaga pendukung, Cabang Jakarta, kru SPBU, anak perusahaan Tri Sari Veem, dan PPI Industri di Sentra Vaksinasi Covid-19 Bersama yang berlokasi di Tennis Indoor Senayan, Minggu (25/040/2021).

Sentra Vaksinasi COVID-19 ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Indonesia Healthcare Corporation (IHC) selaku holding BUMN Kesehatan.

PPI sendiri juga terus berkolaborasi, bersinergi dengan cepat dan strategis demi mewujudkan Indonesia Sehat sesegera mungkin, karena ini adalah masa-masa krusial agar kita semua bisa mempercepat program Indonesia Sehat demi mendukung Indonesia Bekerja.

Sentra Vaksinasi Bersama ini memudahkan akses publik serta mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi program pemerintah. Sentra Vaksinasi Bersama COVID-19 juga sudah hadir di kota-kota lain yang butuh percepatan. Vaksinasi tahap pertama juga sudah diterima rekan-rekan PPI Cabang Bandung, Cirebon, Surabaya, Madiun, Malang, Semarang, Surakarta, Purwokerto, dan Yogyakarta. Bahkan di awal, beberapa rekan PPI Cabang Bandung telah turut berpartisipasi menjadi relawan Covid-19 ini.

Tujuan besar dari program vaksinasi nasional COVID-19 adalah terwujudnya kekebalan kelompok. Semua pihak perlu bersinergi dan berkolaborasi untuk dapat mengakselerasi program vaksinasi sehingga kekebalan kelompok bisa segera tercapai. Untuk menuju terbentuknya kekebalan kelompok, selain vaksinasi perlu tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan 3M (Mencuci tangan, Memakai masker, dan Menjaga jarak).

“PPI terus akan menjalankan program vaksin bersama BUMN ini dalam setiap kesempatan yang dibuka pemertintah untuk cabang-cabang PPI lainnya di seluruh Indonesia. Kami akan proaktif mengikuti timeline pemerintah dalam pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat,” ujar Syailendra, Ketua Covid Ranger PT PPI di Jakarta.

Siaran Pers

PPI Terima Kunjungan Dubes RI untuk Uni Emirat Arab, Bahas Potensi Kerja Sama Ekspor, Impor, dan Investasi

Duta besar RI untuk Uni Emirat Arab, H.E. Husin Bagis, melakukan kunjungan ke Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)/PPI pada Rabu, (14/04/2021).

Kunjungan tersebut disambut oleh Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati didampingi Direktur Keuangan, SDM, dan Umum PPI Kindy Rinaldy Syahrir, dan Direktur Operasi PPI Eko Budianto.

Kedutaan Besar RI untuk UEA sangat terbuka dan supportif untuk melakukan kerja sama perdagangan Internasional dengan PPI. Kedubes RI untuk UEA siap bersinergi untuk memasarkan produk-produk PPI yang memiliki harga kompetitif. Produk-produk PPI potensial untuk dijual di supermarket di wilayah Uni Emirat Arab.

Selain itu, untuk produk impor yang sudah memiliki market pasti dan kontinyu, Kedubes RI untuk UEA akan siap provide produk-produk tersebut dari wilayah Uni Emirat Arab.

Pemerintah Indonesia telah memberikan perhatian khusus dalam membina dan memperkuat hubungan perdagangan dengan UEA. Sebagai kota perdagangan dan salah satu pusat logistik utama dunia, Dubai sangat strategis menjadi hub perdagangan yang besar. Dubai berperan sebagai agen untuk pengembangan jaringan mitra usaha dan perluasan pasar produk Indonesia ke Timur Tengah, Afrika maupun Eropa.

PPI dapat memanfaatkan peran Dubai untuk peningkatan ekspor produk pertanian, kopi dan buah-buahan. Selain perdagangan internasional, PPI memiliki banyak asset dan lahan yang masih bisa dikembangkan. Abu Dhabi siap menjadi partner investasi terkait program-program pengembangan PPI.

Peningkatan ekspor merupakan salah satu hal yang akan dicapai pada tahun 2021. Ekspor diharapkan dapat memperluas pangsa pasar PPI dengan memanfaatkan Representative Office yang telah dimiliki.

Peningkatan omzet dapat juga ditempuh salah satunya dengan impor. Kerja sama perdagangan internasional ini juga sebagai bentuk kontribusi PPI dalam mendukung program pemerintah untuk stabilisasi harga serta membantu para pelaku UKM dapat memasuki global market.

Siaran Pers

Direksi PPI Berdiskusi dengan Dubes RI untuk Bulgaria Bahas Potensi Ekspor Produk Indonesia

Direksi @PPIPersero melakukan diskusi virtual bersama Dubes RI untuk Bulgaria merangkap Albania dan Makedonia Utara, H.E. Iwan Bogananta, membahas potensi ekspor produk Indonesia ke pasar Bulgaria pada Selasa, (13/04/2021).

Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati, setuju dan mendukung rencana Iwan mengembangkan platform digital e-commerce In-Sofia dan House of Indonesia (HoI) sebagai bentuk pasar pengembangan produk UKM Indonesia di luar negeri.

Pemerintah memang sedang gencar menggenjot ekspor dan giat membuka peluang untuk mendatangkan devisa dan mendukung pelaku UMKM.

Terkait dengan PPI, sangatlah luas hal yang dapat dikolaborasikan karrna bidang atau area PPI memang sangat luas. Saat ini PPI mempunyai 12 bidang usaha dan 5 Representative Office di luar negeri. Ihwal Imbal Dagang, PPI pun sudah ditunjuk sebagai badan pelaksana oleh Kemendag.

Hadir pula pada kesempatan tersebut Direktur Komersial & Pengembangan Andry Tanudjaja, Direktur Operasi Eko Budianto dan VP Pemasaran Dian P. Latief. H.

Setelah mengakhiri diskusi bersama H.E Iwan Bogananta, kemudian hadir berkunjung ke Kantor Pusat PPI, Dubes RI untuk Kesultanan Oman, H.E. Mohamad Irzan Djohan.

Kunjungan tersebut diisi dengan perbincangan mengenai potensi ekspor produk Indonesia untuk Kesultanan Oman dan ditutup dengan tur ke Graha Eskpor PPI, showroom produk milik PPI, juga produk-produk UMKM dan komoditi-komoditi Indonesia yang sudah siap menembus pasar dunia.

Siaran Pers

PPI Berpartisipasi dalam Supermarket Expo 2021 di Kairo Mesir

P

Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan partisipasi @PPIPersero pada pameran Supermarket Expo 2021 yang digelar di Cairo Convention & Exhibition Center, Kairo, Mesir yang digelar sejak akhir pekan kemarin (Minggu, 4/4/2021).

Hadir dalam acara tersebut Direktur Komersial dan Pengembangan PPI, Andry Tanudjaja.

Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf saat membuka Paviliun Indonesia mengatakan, melalui pameran Supermarket Expo ke-6 ini Indonesia tidak saja memamerkan keunggulan produk pangan, makanan dan minuman. Tetapi juga, kata dia, mempromosikan produk strategis Indonesia, keindahan alam dan obyek wisata serta promosi pendidikan dan kebudayaan Indonesia.

Dalam pembukaan Paviliun Indonesia ini hadir pula Duta Besar RI untuk PEA, Husin Bagis, Wakeppri M Aji Surya, Korfung Ekonomi, Korfung Pensosbud, dan Atdikbud.

@PPIPersero akan melanjutkan agenda dengan pertemuan dengan calon buyer yang membantu peluan ekspansi pasar Mesir dan Afrika secara regular serta deep dive kinerja dan strategi baru untuk kemajuan transaksi Representative Office PPI di Mesir.