Siaran Pers

Siaran Pers

PPI Ekspor Pupuk Nonsubsidi ke Timor Leste

PPI berhasil melakukan ekspor perdana pupuk nonsubsidi ke Timor Leste pada (19/02/2021). Kegiatan ekspor ini merupakan langkah awal bagi PPI untuk melaksanakan rencana kerja sama imbal dagang antara Republik Indonesia dengan Republik Demokrasi Timor Leste.

PPI menggandeng PT Petrokimia Gresik dalam melakukan ekspor tahap I ini yang berupa pupuk nonsubsidi SP-36 sebanyak 2000 kg dan NPK Phonska Plus sebanyak 3000 kg.

Secara geografis, Timor Leste berbatasan darat langsung dengan wilayah Propinsi Nusa Tenggara Timur, sehingga hal ini memudahkan pihak PPI dalam akses pengiriman barang. Ke depan PPI secara intensif akan terus melakukan penjajakan untuk menangkap peluang dan potensi dalam rangka memenuhi kebutuhan Pemerintah Timor Leste.

Ekspor ini sendiri dilakukan langsung oleh PPI Cabang Kupang.

“Ekspor perdana ini merupakan jalan pembuka bagi ekspor produk-produk yang lain nantinya. Pupuk nonsubsidi, pakan ternak, dan pestisida, menjadi salah satu produk unggulan PPI Cabang Kupang. Kami optimis bisa positif kembali di triwulan I 2021 ini,” ujar Nandung Tatag S, Regional Manager PPI Cabang Kupang dalam pernyataannya di lapangan.

Direktur Komersial PPI, Eko Budianto, sejalan dengan pernyataan Nandung.

“Hasil pertanian dan alat pertanian akan kami penuhi untuk langkah selanjutnya. Peningkatan ekspor ini jelas membantu meningkatkan peran BUMN bagi program pemulihan ekspor nasional yang menjadi program pemerintah terutama di tengah kondisi pandemic ini.” jelas Eko pada kesempatan terpisah di Jakarta.

PPI sebagai anggota klaster pangan dalam lini trading, terus melakukan transformasi dengan akselerasi dalam berbagai aspek. Pemenuhan nilai-nilai strategis prioritas BUMN diinternalisasikan dalam strategic alignment program kerja 2021.

Siaran Pers

BUMN Klaster Pangan dan Satgas Pangan Polri Gelar Audiensi

 

BUMN Klaster Pangan menggelar audiensi dengan Satgas Pangan Polri dalam rangka memperkuat Sinergi Penguatan Sektor Pangan Nasional di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin, (22/02/2021).

Acara tersebut dihadiri Direktur Utama PPI Fasika Khaerul Zaman, Direktur Utama RNI Holding Arief Prasetyo Adi, Direktur Utama BUMN Klaster Pangan, serta Kasatgas Pangan Polri Brigadir Jenderal Polisi Helmy Santika, beserta Tim Satgas Pangan Polri.

Dalam kesempatan tersebut Arief mengatakan audiensi diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara BUMN Klaster Pangan dengan Satgas Pangan dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Kolaborasi antara kedua pihak sangat penting, mengingat baik BUMN Klaster Pangan maupun Satgas Pangan memiliki tujuan dan cita-cita yang sama. Menurut Arief, misi mewujudkan ketahanan hanya dapat terlaksanan melalui kolaborasi yang solid antara berbagai pihak, untuk itu ia berharap BUMN Klaster Pangan dan Satgas Pangan Polri dapat saling mendukung dalam menjalankan peran masing-masing.

BUMN Klaster Pangan sendiri memiliki peran yang lebih besar dari sisi industri dan bisnis baik dari tingkat hulu hingga hilir. Sementara itu, Brigjen Pol Helmy, mengatakan, pihaknya menyambut baik inisiatif dari BUMN Klaster Pangan dalam mendukung upaya pengamanan pangan nasional. Ia memastikan, Satgas Pangan Polri siap bersinergi dan berkolaborasi dengan BUMN Klaster Pangan guna mewujudkan tujuan bersama, yaitu menjamin ketersediaaan pangan, menjamin jalur distribusi tidak terganggu dan memastikan harga yang terjangkau.

Siaran Pers

PPI dan Satoria Group Perkuat Jalinan Kemitraan

Direksi PT PPI dan CEO beserta manajemen Satoria Grup mengadakan pertemuan untuk memperkuat kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2018 di bidang kedistributoran produk farmasi, sambil melihat aktivitas produksi di pabrik farmasi dan pabrik produk agro milik Satoria yang berlokasi di Pasuruan, Jawa Timur.

Selanjutnya, direncanakan kerja sama akan diperluas pada produk makanan ringan.

Siaran Pers

PPI Hadir Salurkan Bantuan Bencana di Sulbar dan Kalsel

PPI telah menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan kepada korban terdampak bencana di wilayah Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Region Manager Cabang Banjarmasin, Dennies Sipayung, untuk korban bencana banjir di Kalimantan Selatan dan Region Manager Cabang Pare-Pare, Warih Suryohadi, untuk korban bencana gempa di Sulawesi Barat.

Untuk wilayah Kalimantan Selatan, penyaluran bantuan senilai 50 juta rupiah dalam bentuk beras dan mi instan ini diserahkan kepada Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, yang diterima oleh Bapak Achmadi, dan juga melalui BPBD Kota Banjarmasin yang diterima oleh Bapak Budian Noor. Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan dan BPBD Kota Banjarmasin kemudian segera mendistribusikan bantuan tersebut kepada korban terdampak bencana banjir di wilayahnya.

Untuk wilayah Sulawesi Barat, penyerahan bantuan senilai 50 juta rupiah berupa kebutuhan masyarakat tertimpa bencana yang diserahkan melalui BPBD Kabupaten Majene untuk kemudian disalurkan kepada korban terdampak gempa di wilayah Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

Bantuan yang diberikan terdiri dari terpal, tikar, selimut bahan pokok, bahan makan siap saji, serta alat-alat untuk kebutuhan pengungsi seperti popok bayi, pembalut wanita, dan lain-lain.

Syailendra Corporate Secretary PPI mengatakan, kami lakukan sebagai upaya membantu sesama dan juga komunitas utama perusahaan di masing-masing wilayah cabang terdampak bencana. Semoga sedikit dapat membantu pemerintah dan meringankan duka masyarakat terdampak bencana di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan, pungkasnya.

Siaran Pers

PPI Dukung Kerja Sama RNI dengan BKP dalam Stabilisasi Pasokan dan Harga Komoditas Pangan Strategis

 

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) mendukung penuh kerja sama antara RNI dengan Badan Ketahanan Pangan (BKP) tentang Stabilisasi Pasokan dan Harga Komoditas Pangan Strategis.

Seperti yang kita tahu, Pemerintah secara terus menerus dan berkesinambungan melakukan berbagai langkah kebijakan dan strategi dalam upaya menekan tingkat kenaikan harga pangan di pasar. Upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam pengendalian harga pangan telah menunjukkan hasilnya, seiring dengan menurunnya pengaruh komponen bahan pangan terhadap inflasi.

Berbagai regulasi ditetapkan untuk mengatur dan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Bahan pangan strategis harus tersedia dalam jumlah yang memadai, memenuhi standar mutu serta pada tingkat harga yang wajar untuk menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

Sejalan dengan fokus PPI pada transformasi trading capabilities Holding Pangan dan mendukung program pemulihan ekonomi nasional, tugas PPI adalah membantu mewujudkan ketahanan pangan yang meliputi ketersediaan, mutu, keterjangkauan, dan kesinambungan; peningkatan penyerapan hasil petani; menjadi perusahaan berkelas dunia melalui peningkatan ekspor.

Siaran Pers

PPI Gandeng KPK dalam Sosialisasi E-LHKPN sebagai Komitmen Kepatuhan

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) menggandeng KPK dalam Sosialisasi E-LHKPN untuk kalangan internal lewat pertemuan virtual pada Rabu, (10/02/2021).

Sebagai BUMN, maka anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan pejabat struktural PPI dikategorikan sebagai Penyelenggara Negara dan terikat kewajiban untuk melaporkan dan mengumumkan kekayaan sebelum dan sesudah menjabat berdasarkan Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Sebagai bukti kepatuhan, PPI terus berinovasi dalam program pengendalian gratifikasi di lingkungan perusahaan, seperti Whistleblowing System berbasis online, Soft Structure WBS dan Gratifikasi, serta penerapan sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016.

Siaran Pers

PPI Terus Tingkatkan Penetrasi Ke Mesir

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) melaksanakan virtual business matching dengan dengan perusahaan Mesir, Damco Co. Egypt untuk membuka peluang kerja sama ekspor impor untuk pasar Mesir yang difasilitasi oleh KBRI Cairo.

Dalam kegiatan temu bisnis tersebut, Duta Besar RI, DR. (H.C.) Lutfi Rauf menyambut baik upaya kerja sama dagang Indonesia-Mesir yang akan diwujudkan oleh PPI dengan Damco Egypt dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekspor nonmigas Indonesia ke Mesir.

KBRI Cairo siap memberikan pendampingan dalam mempercepat terwujudnya kerja sama dagang yang dapat memberikan mutual benefit bagi kedua negara.

PPI berkepentingan untuk memasarkan kembali produk-produk unggulan Indonesia ke kawasan Afrika melalui Mesir sebagai pintu masuk. Damco Egypt pun antusias berbisnis dengan Indonesia dan berkeinginan untuk memasarkan produk-produk Indonesia dengan harga kompetitif melalui pemanfaatan kerja sama dagang Mesir dengan negara-negara Afrika, Afrika Utara, dan Timur Tengah.

Informasi, Siaran Pers

Nat-G, Brand Black Garlic PPI

PPI kini tengah mengembangkan produk Black Garlic yang bernama “Nat-G”. Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, masyarakat banyak memburu multivitamin atau suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Nat-G hadir untuk masyarakat yang lebih memilih mengonsumsi multivitamin yang terbuat dari bahan alami dibandingkan dengan multivitamin yang terbuat dari bahan kimia.

Salah satu bahan alami yang memiliki banyak manfaat adalah bawang putih. Bawang putih memiliki kandungan senyawa organosulfur dan enzim bioaktif yang bermanfaat sebagai anti bakteri, anti hiperlipidemia, anti tumor dan immune regulatory.

Walaupun memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun konsumsi bawang putih mentah masih terbatas. Bawang putih memiliki aroma dan rasa yang menyengat karena mengandung senyawa organosulfur, sehingga membuat beberapa kalangan tidak nyaman untuk mengkonsumsinya. Pada beberapa tahun terakhir, terdapat berbagai metode pengolahan bawang putih, seperti fermentasi dan pemanasan dalam waktu lama.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian (BB Pascapanen) mengolah bawang putih menjadi Black Garlic. Black garlic (bawang hitam) merupakan salah satu produk olahan bawang putih yang diperoleh dari proses pemanasan bawang putih segar pada suhu tinggi dengan kelembaban yang terkontrol selama 12-15 hari tanpa bahan tambahan lain.

Black garlic dapat diproduksi dari bawang putih tunggal maupun bawang putih biasa (bonggol). Bawang putih tunggal memiliki rasa yang lebih pedas dibandingkan bawang putih biasa, dan kandungan senyawanya 5-6 kali lebih tinggi dibandingkan bawang putih biasa sehingga bawang putih tunggal lebih sering digunakan sebagai obat herbal. Pemanasan secara terus menerus dapat menghilangkan bau yang menyengat, memberikan cita rasa manis, mengubah tekstur bawang putih menjadi kenyal seperti jelly dan meningkatkan kandungan antioksidannya.

Peneliti Balitbangtan, Kirana Sangrami mengatakan kualitas bahan baku utama adalah kunci pengolahan black garlic. “Pada proses pengolahan black garlic, yang perlu diperhatikan adalah bahan awal dari black garlic itu sendiri yaitu bawang putih yang digunakan harus bersih dari kotoran dan tidak mengalami kerusakan serta kecacatan (busuk atau berjamur),” ujar Kirana.

Proses pembuatannya yaitu bahan baku bawang putih yang sudah bersih dari kotoran kulit luarnya dipanaskan dalam magic com selama 12-15 hari. Setalah pemanasan, black garlic didinginkan terlebih dahulu kemudian dikemas dalam kemasan alumunium foil atau kemasan lain yang aman untuk mempertahankan kadar airnya.

Selama proses, bawang putih akan berubah menjadi bawang hitam karena adanya reaksi Mailard dan reaksi pencoklatan.  Reaksi Maillard menyebabkan black garlic memiliki rasa yang lebih manis dan tidak memiliki bau menyengat seperti bawang putih. Black garlic juga memiliki kapasitas antioksidan dan kemampuan menangkal radikal bebas lebih tinggi dari bawang putih.

Sejumlah besar penelitian telah menunjukkan bahwa black garlic memiliki beberapa manfaat kesehatan. Black garlic menunjukkan sifat antioksidan yang lebih kuat dibandingkan dengan bawang putih mentah. Kandungan S-alil-L-sistein dalam black garlic mencapai lima kali lipat lebih tinggi dari pada bawang putih mentah. Aktivitas superoksida dismutase (SOD) 13 kali lipat dibandingkan bawang putih segar, scavenging activity melawan hidrogen peroksida lebih dari 10 kali lipat dibandingkan bawang putih segar, kandungan antioksidan 6-10 kali lipat dibandingkan bawang putih segar. Kandungan senyawa fenolik 4-10 kali lipat dibandingkan bawang putih segar.

Maka dari itu Nat-G memiliki beberapa khasiat, di antaranya membantu meningkatkan stamina dan kekebalan tubuh sehingga tidak gampang sakit, membantu mengobati  dan mencegah nyeri sendi terutama nyeri di lutut ketika hendak berdiri. Kemudian, membantu menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol (terutama kolesterol total, trigliserida dan LDL), serta kadar gula darah bagi penderita diabetes.

Nat-G juga membantu mencegah sakit jantung juga berkembangnya sel kanker, membantu mengurangi nyeri dan menurunkan kadar asam urat, dan membantu mengencerkan darah bagi yang memiliki indikasi darah kental. Khasiat ini terkait dengan kandungan senyawa antioksidan dan komponen organosulfur pada bawang hitam.

Informasi, Siaran Pers

PPI Tambah Daftar Pelabuhan Sebagai Mitra Utama Kepabeanan

PPI kembali berhasil menjadi Mitra Utama (MITA) Kepabeanan, kali ini di pelabuhan Belawan, Sumatra Utara.

Pada beberapa waktu yang lalu, PPI berhasil menjadi MITA di Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Bandara Soekarno-Hatta.

Sekadar info, importir yang ditetapkan sebagai Mitra Utama (MITA) Kepabeanan dapat melakukan pembongkaran barang impor di tempat lain selain kawasan pabean. Pembongkaran barang di tempat lain tersebut dapat dilakukan setelah memperoleh izin Kepala Kantor Pabean yang mengawasi tempat lain.

Persetujuan pembongkaran barang impor di tempat lain itu dapat diberikan secara periodik dalam jangka waktu paling lama 30 hari. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No.108/PMK.04/2020.

Untuk itu, sebagai mitra utama kepabeanan, PPI juga memperoleh berbagai pelayanan khusus kepabeanan. Pelayanan khusus tersebut salah satunya ditujukan untuk mempersingkat dwelling time.

Terdapat 7 syarat yang menjadi dasar pertimbangan DJBC untuk menetapkan suatu pihak sebagai MITA Kepabeanan yang PPI berhasil memenuhi semua aspeknya.

Pertama, reputasi kepatuhan yang baik selama 6 bulan terakhir. Kedua, tidak mempunyai tunggakan kewajiban kepabeanan, cukai, dan/atau pajak dalam rangka impor yang sudah jatuh tempo. Ketiga, tidak pernah melakukan pelanggaran pidana di bidang kepabeanan dan/atau cukai;

Keempat, mendapatkan penetapan jalur hijau selama 6 bulan terakhir. Kelima, mempunyai bidang usaha yang jelas dan spesifik. Keenam, mendapatkan surat keterangan tidak memiliki tunggakan pajak dari DJP. Ketujuh, menyatakan kesediaan untuk ditetapkan sebagai MITA Kepabeanan

Layanan Khusus

PPI mendapatkan 8 layanan khusus di bidang kepabeanan. Pertama, pemeriksaan pabean relatif sedikit. Kedua, dapat melakukan pembongkaran barang impor tanpa melakukan penimbunan di pelabuhan.

Hal ini berarti pembongkaran barang impor dapat langsung dilakukan dari sarana pengangkut yang datang dari luar daerah pabean ke sarana pengangkut darat untuk langsung dibawa ke gudang importir (truck lossing). Truck Lossing ini dapat dilakukan tanpa mengajukan permohonan.

Ketiga, pengeluaran barang impor sebagian dari peti kemas tanpa dilakukan stripping (part off container) tanpa permohonan. Keempat, penggunaan jaminan perusahaan (corporate guarantee) dapat diberikan untuk seluruh kegiatan kepabeanan yang wajib menggunakan jaminan.

Corporate Guarantee berbentuk surat pernyataan tertulis dari perusahaan yang berisi kesanggupan untuk membayar pungutan negara, dalam jangka waktu yang ditentukan, dengan menjaminkan seluruh aset perusahaan.

Kelima, pembayaran atas penyelesaian kewajiban kepabeanan dapat dilakukan dalam bentuk pembayaran berkala bagi importir produsen. Pembayaran berkala adalah penundaan kewajiban pembayaran bea masuk, cukai, dan pajak dalam rangka impor tanpa dikenai bunga.

Pembayaran berkala dapat dilakukan dengan mengajukan permohonan kepada Direktur Teknis Kepabeanan terlebih dahulu. Permohonan tersebut dilampiri dengan jaminan berupa Corporate Guarantee atau bentuk jaminan lainnya.

Dalam hal permohonan telah memenuhi persyaratan, Direktur atas nama Dirjen DJBC menerbitkan keputusan pembayaran berkala. Keenam, diberikan pengecualian untuk menyampaikan hasil cetak Pemberitahuan Impor Barang (PIB), kecuali atas impor barang yang mendapatkan fasilitas.

Selain PIB, MITA Kepabeanan juga tidak perlu menyampaikan dokumen pelengkap pabean dan bukti pelunasan bea masuk, cukai, pajak dalam rangka impor, penerimaan negara bukan pajak, dan dokumen pemesanan pita cukai

Ketujuh, perizinan dari Kantor Pabean tidak memerlukan berkas hardcopy jika sudah menggunakan pertukaran data elektronik kepabeanan. Kedelapan, mendapat pelayanan khusus dari pejabat yang menangani layanan informasi atau Client Coordinator khusus MITA Kepabeanan.

Selan Itu, PPI dapat memberi rekomendasi terhadap perusahaan mitra dagangnya agar memperoleh pelayanan khusus di bidang kepabeanan yang berhubungan dengan percepatan pengeluaran barang (locomotif facility).

Mekanisme locomotif facility tersebut dapat diberikan dengan syarat impor/ekspor dilakukan untuk keperluan PPI. PPI bahkan dapat merekomendasikan mitra dagangnya untuk mendapatkan penetapan sebagai MITA Kepabeanan (member get member).

 

Informasi, Siaran Pers

Penghujung Tahun, PPI Serahkan Bantuan untuk Panti Asuhan dan Dhuafa

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan wujud rasa syukur perseroan atas pencapaian yang telah diraih tahun ini, PPI melaksanakan rangkaian penyerahan ratusan bantuan paket sembako untuk beberapa Panti Asuhan di Jabodetabek dan Lampung.

Pada salah satu rangkaian tersebut, PPI menyerahkan bantuan paket sembako untuk Panti Asuhan Muslimin, Jakarta Pusat, (30/12/20).

Penyerahan bantuan ini diserahkan langsung oleh Direktur Utama PPI, Fasika Khaerul Zaman.
Jenis bantuan yang diserahkan adalah paket sembako yang terdiri dari beras 5 kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 liter, tepung terigu 1 kg dan sejumlah uang tunai.

“InshaAllah bantuan ini bermanfaat bagi para anak yatim piatu yang ada di panti asuhan. Kami mengucapkan banyak terimah kasih kepada para pengurus yang sangat peduli kepada anak-anak yang berada di sini,” ucap Fasika.

PPI juga menyerahkan ratusan bantuan untuk Panti Asuhan dan Jompo Berkat Kasih Immanuel, Jakarta Utara. Penyerahan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Operasi PPI, Anton Mart Irianto.

Sebelumnya PPI juga menyerahkan bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan di lingkungan sekitar PPI Cabang Lampung. Bantuan diserahkan langsung oleh Bapak Kindy Rinaldy Syahrir selaku Direktur Keuangan, SDM dan Umum PPI.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa meningkatkan hubungan silaturahmi antarsesama. Acara ini dilaksanakan agar perseroan dapat lebih mendekatkan diri dengan masyarakat serta keberadaan PPI juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” terang Kindy.

Ke depan, PPI akan terus salurkan bantuan ke Pondok Yatim dan Dhuafa Yayasan Amal Sholeh Sejahtera dan panti asuhan lainnya di Jabodetabek, yang selama ini memang sudah menjadi bagian dari tradisi perusahaan.