Siaran Pers

Siaran Pers

PPI Sabet Dua Penghargaan dalam Ajang Human Capital and Performance Awards 2022

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia kembali meraih penghargaan dalam ajang Human Capital and Performance Awards 2022 yang dihelat di The Westin Hotel, Jakarta (30/11/2022).

Melalui penerapan pay for performance, pengembangan aplikasi pendukung proses bisnis dan strategi di bidang Human Capital lainnya, PPI berhasil menyabet 2 kategori sekaligus dengan predikat 4 star diamond, yaitu “The Best Digital Transformation Strategy” dan “The Best Reward and Recognition Strategy”.

Apresiasi yang diberikan mengobarkan semangat PPI untuk terus tumbuh dan berinovasi menjadi perusahaan trading dan logistik terdigitalisasi, yang didukung dengan sumber daya manusia yang mumpuni dan berdaya saing berlandaskan pada nilai AKHLAK.

Siaran Pers

PPI Industri Jadi Sponsor Baru PPI Basketball Musim Anyar

PPI Basketball menyambut musim anyar dengan semangat baru. PPI Basketball memperkenalkan jersey yang disponsori oleh PPI Industri, yang dihelat di CGV FX Sudirman pada (18/11/2022).

Acara ini kemudian dimeriahkan oleh pertandingan ramah tamah peserta internal.

Dukungan PPI Industri terhadap PPI Basketball juga sebagai bentuk dukungan terhadap kebugaran dan kesehatan Insan PPI.

PPI Industri berkomitmen untuk menciptakan vibes positif baik di dalam ruangan maupun di lapangan, menyerukan untuk meningkatkan kesehatan bersama, melepas penat sekaligus membuat raga semakin bugar, karena hal tersebut merupakan salah satu cara untuk enjoy dalam bekerja walaupun tuntutan pekerjaan sedang padat dan tinggi.

Siaran Pers

EXTRA (Expert Berbicara) Bahas Pengembangan Bisnis melalui Pemanfaatan Rumput Laut Indonesia sebagai Komoditas Unggulan Ekspor

Divisi Manajemen Perubahan berkolaborasi dengan Sekretariat Perusahaan mengadakan acara talkshow EXTRA (Expert Berbicara) dengan tema “Pengembangan Bisnis melalui Pemanfaatan Rumput Laut Indonesia sebagai Komoditas Unggulan Ekspor”, secara hybrid pada (18/11/2022).

Narasumber yang dihadirkan yaitu Drs. Didi Sumedi, MBA (Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI), Marsma TNI Drs. Andy M. Taufik, M.D.S (Asisten Deputi Bidang Koordinasi Intelijen Pertahanan Negara Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI), dan Asep Ridwan (Founder dan sekjen Rumput Laut Center). Talkshow ini sendiri dimoderatori oleh Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati.

Didi Sumedi memaparkan bahwa kinerja ekspor produk rumput laut Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2017 hingga 2021 sebesar USD 348,49 juta. Indonesia melakukan pengembangan pasar ekspor produk rumput laut dengan negara tujuan ekspor: 1. RRT sebesar 68,33%, 2. Amerika Serikat sebesar 3,94%, 3. Korea Selatan sebesar 1,63%, 4. Perancis sebesar 1,17%, 5. Spanyol sebesar 1,00%.

Posisi Indonesia di industri rumput laut dunia saat ini merupakan sebagai penghasil produk carrageenan terbesar, di mana rumput laut merupakan salah satu komoditas utama perikanan yang diekspor dalam bentuk kering (raw material), ataupun produk olahan seperti karagenan, dan agar-agar. Ekspor masih didominasi rumput laut kering sebesar 93,2 %. Dampak sosial dari budidaya rumput laut membawa berbagai manfaat positif bagi penghidupan rumah tangga, termasuk pendapatan. Namun, industri rumput laut Indonesia dipengaruhi pada harga yang tidak stabil dan siklus produksi yang membuat pembudidaya rumput laut rentan.

Menurutnya, Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional sedang melakukan program peningkatan ekspor dari segi supply side seperti; pendampingan desain dan konsultasi produk ekspor, Sertifikasi Produk Ekspor (HACCP/ISO 22000:2018, KI, Organik, Halal), kerja sama pembiayaan UKM ekspor, pendidikan dan pelatihan ekspor, export coaching program. Sedangkan dari segi demand side seperti; pameran luar negeri, trade expo Indonesia, promosi platform digital – Idn Store, Amazon (archipelago store), pameran virtual, misi dagang. Segi penunjangnya seperti; layanan informasi ekspor, Pilot Project Export Center Surabaya, kerja sama TPO untuk Capacity Building pelaku ekspor.

Marsma TNI Drs. Andy M. Taufik, M.D.S memaparkan tema “Sinergitas Kementerian/Lembaga Serta Dunia Usaha Dalam Program Penanggulangan Terorisme dan Repatriasi WNI Buruh Nelayan dari Sabah Malaysia”. Latar belakang perlunya sinergitas antara Kementerian/Lembaga Negara dengan Dunia Usaha adalah dikarenakan mulai beranjak naiknya harga pangan di seluruh dunia ditengarai akan memicu krisis global yang mendorong jutaan orang jatuh dalam kemiskinan esktrem.

Menurut laporan Bank Dunia, pada awal Oktober 2022 menunjukkan antara bulan Mei sampai dengan Agustus ini, inflasi di atas 5% terjadi di hampir seluruh negara berpenghasilan rendah (88,2%), berpenghasilan rendah ke bawah (91,1%), dan yang berpenghasilan menengah ke atas (93%).

Jika seluruh permasalahan di Indonesia tidak diselesaikan di tataran teknis, dapat menjadi permasalahan politik dan keamanan seperti krisis pangan di era Soeharto tahun 1998 dan tumbangnya Orde Lama 1966. Krisis pangan pada hakikatnya berupa kondisi kelangkaan pangan yang dialami sebagian besar masyarakat di suatu wilayah yang disebabkan oleh; kesulitan distribusi pangan, dampak perubahan iklim, bencana alam dan lingkungan, konflik sosial termasuk akibat perang. Oleh karena itu, negara harus memperkuat ketahanan pangan supaya terhindar dari krisis pangan yang kemudian bisa menyebabkan krisis nasional.

Adapun ancaman-ancaman faktual yang dihadapi negara ialah pelanggaran wilayah laut, pelanggaran wilayah udara, pelanggaran wilayah kedaulatan lainnya, bencana alam, bencana nonalam, ancaman siber dan teknologi, separatisme di Papua, terorisme/kelompok radikal ekstrimis, kamtibmas, spionase, dan campur tangan asing dalam kebijakan strategis negara, krisis pangan yang memicu krisis ekonomi.

Pemerintah mengeluarkan Perpres nomor 136 tahun 2014 yang berisi tentang pembayaran alutsista yang dibeli oleh Indonesia, tidak semuanya dibayar menggunakan devisa, dapat menggunakan komoditi agrarian dan perikanan serta produk industri pertahanan dan industri lainnya dengan cara imbal dagang (counter trade). Dalam hal ini PPI sudah tidak asing lagi dengan kegiatan imbal dagang karena telah dilakukan sejak lama. Oleh karena itu menurutnya, diharapkan PPI dapat menjadi leading sector bagi program imbal beli pengadaan alutsista pertahanan Indonesia.

Narasumber lainnya Asep Ridwan memberikan materi dengan tema “Rumput Laut Sebagai Primadona Bisnis Perikanan”. Paparan lebih berisi tentang pengenalan budidaya rumput laut, potensi dan teknis trading ekspor. Rumput laut merupakan salah satu sumber daya hayati yang terdapat di wilayah pesisir dan laut. Indonesia memiliki 45% spesies rumput laut dunia dan merupakan produsen terbesar rumput laut jenis Cottonii, di Indonesia terdapat 555 jenis. Nilai ekonomis rumput laut tergantung dari kandungan bahan koloid, yaitu agar-agar, keraginan, dan algin. Kandungan koloid terdiri dari asam dan garam yang dapat dikelompokkan berdasarkan kelas dan jenisnya. Di Indonesia, rumput laut yang dimanfaatkan masih terbatas sebagai bahan baku industri makanan agar dan ekspor.

Potensi budidaya hingga industri rumput laut di Indonesia berada di wilayah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dengan luas 1.000 hektar, Nunukan, Kalimatan Utara dengan luas 500 hektar, dan Pulau Sasana, Maluku dengan luas 1.000 hektar.

Adapun jenis rumput laut bernilai ekonomis tinggi di Indonesia Eucheuma Cottonii, merupakan penghasil karaginan jenis kappa keraginan berupa jelly yang bersifat kaku, getas, dan kaku. Eucheuma Spinosum, merupakan penghasil karaginan jenis iota karaginan yang berupa jelly yang bersifat lembut, fleksibel dan lunak. Gracilaria, spp, merupakan jenis rumput laut yang bersifat agrofit yaitu jenis rumput laut penghasil agar-agar.

Dalam hal ini teknis trading ekspor rumput laut tidak kalah penting. Tahapan – tahapannya yakni perizinan (NIB, UPI, SKP, HCCP), proses rumput laut kering (kadar air 36% sesuai standar ekspor), pengiriman ke gudang (sortir dan press 100kg/bale, 1 cont ’20 feet, loading 200 bale = 20.000 kg), pengurusan dokumen ekspor (BL, COO, PEB, HC, Packing List, Invoice), pengiriman dari pelabuhan di Indonesia, pengiriman ke pelabuhan buyer (system payment: TT dan LC).

Siaran Pers

ULTRA (Ulas Transformasi) Mengenalkan Produk Baru Dharmatomil 40 SP

Dalam rangka Refreshment product knowledge, PPI kembali mengadakan ULTRA (Ulas Transformasi) yang berkolaborasi dengan Divisi Rantai Pasok dan Divisi Manajemen Perubahan.

Refreshment produk kali ini adalah produk-produk dari Dharmabrand, seperti Dhamabas, Dharmasip, Dharmafur, Dharmasan, dan juga pengenalan produk baru yaitu, Dhamatomil 40 SP.

Sebagai informasi, berikut pengelompokkan cara kerja insektisida, yaitu:

1. Pergerakan di tanaman – Distribusi:
a. Racun Sistemik, yaitu pergerakan melalui xylem/pembuluh kayu dan phloem pembuluh tapis;
b. Racun Nonsistemik, yaitu terserap di permukaan daun/batang, tidak ada pergerakan ke dalam jaringan. Dengan bahan aktif Klorpirifos & Profenofos.
c. Translaminar Movement, yaitu biasa disebut juga sebagai “sistemik terbatas”, dengan bahan aktif Profenofos.

2. Cara kerja pada target hama:
a. Racun Kontak, yaitu melalui dinding badan, kulit (kutikula)
b. Racun Lambung, yaitu melalui mulut atau saluran makanan (racun perut)
c. Racun Pernafasan, yaitu melalui jalan nafas (spirakel).

3. Cara kerja – Mode of Action dan site of action, yaitu mengganggu sistem saraf/otot, mengganggu sistem hormon serangga, mengganggu perut/pencernaan, mengganggu proses metabolisme.

 

Adapun Refreshment produk-produk dari Dharmabrand adalah sebagai berikut:

  1. Dharmabas, insektisida dengan bahan aktif BPMC 500 g/l; cara kerja dan organisme sasaran, yaitu insektisida nonsistemik yang bekerja sebagai racun kontak yang kuat dengan cara kerja menghambat bekerjanya enzim Kholinesterase yang mempunyai fungsi penting dalam susunan syaraf serangga. Efektif mengendalikan banyak jenis serangga hama terutama serangga penusuk penghisap dan penggerek dari ordo Homoptera Hemiptera, Lepidoptera dan Diptera.
  2. Dharmasip, insektisida dengan bahan aktif Sipemetrin 50 g/l; cara kerja dan organisme sasaran, yaitu Insektisida nonsistemik yang bekerja sebagai racun perut dan racun kontak yang merusak sistem syaraf serangga penggigit penggerek dan penghisap terutama dari ordo Isoptera, Lepidoptera, Diptera Orthoptera, Hemiptera, dan Coleoptera.
  3. Dharmafur, insektisida dengan bahan aktif Karbofuran 30%; cara kerja dan organisme sasaran, yaitu insektisida akarisida nematisida sistemik yang bekerja sebagai racun kontak yang kuat dengan cara kerja menghambat bekerjanya enzim kholinesterase yang mempunyai fungsi penting dalam susunan syaraf serangga efektif mengendalikan banyak jenis serangga hama terutama serangga penusuk penghisap dan penggerek dari ordo Homoptera Hemiptera, Lepidoptera dan Diptera.
  4. Dharmasan, insektisida dengan bahan aktif Fentoat 600 g/l; cara kerja dan organisme sasaran, yaitu Insektisida dan akarisida yang bekerja sistemik sebagai racun perut dan racun kontak untuk mengendalikan hama ulat tungau aphis, kutu dan wereng-werengan.
  5. Dharmapara, herbisida dengan bahan aktif Parakuat Diklorida 276 g/l; cara kerjanya yaitu, mengendalikan jenis gulma berdaun lebar, golongan rumput dan sejenisnya), dengan penggunaan tanaman jenis kelapa sawit.
  6. Dharmara, herbisida purna tumbuh dengan dengan bahan aktif Glifosat 480 SL; cara kerjanya yaitu mengendalikan jenis gulma berdaun lebar, golongan rumput dan sejenisnya), dengan penggunaan tanaman jenis kelapa sawit.
  7. New Dharmatomil 40 SP merupakan produk baru dari Dharmabrand, yaitu insektisida dengan bahan aktif Metomil 40%; cara kerja dan organisme sasaran, yaitu Insektisida sistemik yang bekerja sebagai racun perut dan racun kontak untuk mengendalikan hama Lepidoptera, Hemiptera.
Siaran Pers

PPI Dukung Kementerian Koperasi & UKM Dukung UMKM Naik Kelas

PPI berpartisipasi dalam Forum Kemitraan UMKM/IKM yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi & UKM di Gedung Smesco Indonesia, pada (24/11/2022).

Kementerian Koperasi dan UKM juga menggandeng sejumlah kementerian, BUMN, dan lembaga lainnya, termasuk 850 UMKM/IKM, untuk menghubungkan koperasi, UMKM, dan IKM ke dalam rantai pasok global.

Dengan cara ini, UMKM bisa menjadi bagian industrialisasi. Perkembangan industri, memberikan dampak positif, di mana UMKM juga turut berkembang.

PPI turut mewujudkan tujuan dari program ini agar UMKM bisa naik kelas, salah satunya dengan program kemitraan yang ada di platform Warung Pangan yang memudahkan para pelaku UMKM mendapatkan kebutuhan produk untuk produksinya ataupun juga bisa menyuplai produk ke Warung Pangan.

 

Siaran Pers

PPI Berpartisipasi dalam Kemendag Peduli, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

PPI berpartisipasi dalam Kemendag Peduli dengan menyerahkan bantuan berupa minyak goreng kemasan 300 pcs, beras 50 pack dan uang tunai sebesar 10 juta rupiah. Penyerahan bantuan diserahkan oleh Manajer TJSL PPI Ike Primaningrum kepada Kusri, Kasub Urusan Dalam Kementerian Perdagangan, di Gedung Kementerian Perdagangan pada (28/11/2022).

“Kami menyampaikan turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Cianjur. Kami berharap mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat korban terdampak gempa di Kabupaten Cianjur,” ujar Ike.

Sebelumnya Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, menyerahkan bantuan Kemendag Peduli kepada korban gempa di Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27 Nov), yang terdiri atas uang tunai senilai 90 juta rupiah yang diserahkan kepada pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cianjur yang terdampak gempa, 300 juta rupiah diserahkan kepada masyarakat melalui Pemerintah Kabupaten Cianjur, dan 927,5 juta rupiah diserahkan kepada posko relawan di tiga titik lokasi terdampak gempa, yakni di Kampung Cikamuning, Rawacina, dan Cikarenyom. Di samping bantuan uang, di tiga lokasi tersebut juga dibagikan barang berupa selimut, air mineral, makanan kecil, masker, pakaian dalam, dan barang kebutuhan lainnya.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memastikan stok kebutuhan sembako terjaga dengan baik pascagempa Cianjur. Di seluruh wilayah terdampak gempa, harga sembako juga terpantau stabil dan Mendag meminta jangan ada pihak yang memanfaatkan situasi bencana ini dengan menaikkan harga sembako.

Siaran Pers

PPI Gelar Rapat Kerja RKAP 2023 dengan Tema ‘Embracing Change and Transformation to Achieve The Excellent Performance

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia member of ID Food menggelar Rapat Kerja (Raker) RKAP 2023 dalam merumuskan program kerja perusahaan yang ingin dicapai pada 2023 dengan mengangkat tema Embracing Change and Transformation to Achieve The Excellent Performance yang dilaksanakan di Malang, (22-25/11/2022)

Kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Komisaris, Jajaran Direksi, BOD-1, Branch Manager seluruh Indonesia, Direksi Anak Perusahaan PT PPI yakni PT BGR Logistik Indonesia dan PT PPI Industri, untuk bermufakat menetapkan target-target strategis untuk direalisasikan di tahun selanjutnya.

Masing-masing Direksi dan Direksi Anak Perusahaan memaparkan program kerja yang berfokus pada refocusing business, organizational & HR development, dan bussiness process & digitalization. Selanjutnya dilakukan penandatanganan Kontrak Manajemen dan Kesepakatan Bersama oleh seluruh Tim Manajemen PPI.

Rangkaian kegiatan diawali dengan outbond yang diikuti oleh rekan-rekan cabang PPI selama 2 hari. Melalui kegiatan ini diharapkan kebersamaan dan teamwork karyawan senantiasa terjaga, selain untuk refreshing dan menjaga kekompakan serta mendapatkan ilmu dari beberapa kegiatan yang akan dilakukan.

Serangkaian kegiatan yang telah dilakukan diharapkan bisa meningkatkan semangat, motivasi dan komitmen karyawan terhadap perusahaan untuk menjadi lebih baik lagi dan diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam menyatukan visi dan misi manajemen untuk bertransformasi menjadi perusahaan perdagangan logistik yang terus bertumbuh dan mampu menghadapi dinamika bisnis dan memberikan kontribusi positif untuk Indonesia.

Siaran Pers

PPI Helat Demspray, Penyuluhan Budidaya Padi, dan Serahkan Bantuan Pertanian untuk Petani Malang

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) menyelenggarakan demo spray untuk mengendalikan hama di lahan padi sekaligus menyerahkan bantuan alat pertanian, di Desa Ngenep, Kecamatan Karang Ploso, Malang, Jawa Timur, pada (20/11/2022).

 

PPI yang memiliki brand pestisida dan insektisida yaitu Dharmabrand, menyemprot lahan di sana melalui produk Dharmabas.

 

Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Kelompok Tani setempat dengan tujuan melihat hasil nyata uji produk unggulan PPI, dengan pelaksanaan yang tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

“Tidak hanya di sini, kami juga akan mengadakan kegiatan serupa untuk membantu petani di titik lainnya yang membutuhkan solusi dalam pengendalian hama,” ujar Ike Prima, Manajer TJSL PPI.

 

“Program hari ini merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT PPI, kegiatan yang merupakan komitmen PPI terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya, serta dapat dipertanggungjawabkan dan merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan,” lanjutnya.

 

Selain pengendalian hama, PPI juga memberikan sosialiasi dan edukasi kepada petani tentang Budidaya Tanaman Padi dan Perlindungan Tanaman dari Organisme Pengganggu Tanaman. Sosialisasi tersebut disampaikan oleh POPT Karang Ploso Nurhadi. Sementara penyampaian product knowledge Dharmabrand disampaikan oleh Retno Wulansari, Manajer Sarana Produksi Pertanian PPI.

 

PPI kemudian memberikan bantuan alat pertanian kepada Kelompok Tani Karang Ploso yang secara simbolis diserahkan oleh Branch Manager PPI Cabang Malang Mahmudi dan Manager TJSL PPI Ike Prima. Diharapkan bantuan ini dapat membantu kelompok tani untuk memudahkan mengolah lahan dan juga meningkatkan hasil produksi pertanian.

 

Dengan demikian, pengawalan dari PPI sangat lengkap, mulai dari pengaplikasian penyemprotan, sebaran pengetahuan mengenai Budidaya Tanaman Padi dan Perlindungan Tanaman dari Organisme Pengganggun Tanaman, serta bantuan alat pertanian.

 

“Semoga hasil panen petani setempat bisa meningkat dan dapat dicontoh oleh petani lainnya,” ujar Branch Manager PPI Cabang Malang Mahmudi.

 

Dharmabrand PPI sendiri merupakan salah satu produk andalan PPI yang telah hadir lebih dari 30 tahun. Dharmabrand merupakan produk pendukung pertanian sehingga pengembangannya akan terus dilakukan lebih baik, khususnya dalam melanjutkan transformasi trading di dalam Holding Pangan.

 

Dalam waktu dekat PPI akan melakukan launching produk baru “Dharmatomil 40 SP” yang merupakan insektisida sistemik berbahan aktif metomil untuk pengendalian hama pada tanaman hortikultura.

 

“Dharmabrand tumbuh karena petani. Petani memampukan kami untuk bertumbuh dan loyalitas petani sangat berharga bagi kami, memacu semangat kami untuk senantiasa berinovasi, menyesuaikan diri, dan memberikan layanan terbaik apa pun kondisinya,” pungkas Mahmudi.

Siaran Pers

PPI Bersama ID Food Group Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Cianjur

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) menyalurkan bantuan terhadap korban terdampak gempa bumi Cianjur bersama ID FOOD Group. PPI memberikan bantuan berupa minyak goreng sejumlah 240 liter yang langsung dikirim ke Posko Satgas BUMN

PPI bersama anggota ID FOOD grup lainnya berkolaborasi dengan Satuan Tugas (Satgas) BUMN Provinsi Jawa Barat yang dikoordinasikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk serta berkolaborasi dengan BUMN lainnya.

Pelepasan bantuan dari PPI untuk para korban gempa bumi Cianjur diwakili oleh Manajer TJSL PPI Ike Primaningrum beserta tim. Hadir pula dalam acara tersebut pejabat-pejabat ID Food Group lainnya.

Penyaluran bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan untuk membantu meringankan beban korban bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.

Gotong royong ini juga selaras dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir untuk cepat tanggap membantu korban bencana gempa Cianjur dan bersinergi dengan Satgas bencana BUMN.

Siaran Pers

PPI Bersama BPN Hadiri Sarasehan Kebangsaan di Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondosowo

PPI bersama Badan Pangan Nasional hadir pada acara Sarasehan Kebangsaan di Pondok Pesantren Al-Ishlah, Bondowoso, pada (12/11/2022).

Sarasehan kebangsaan ini mengangkat tema “Peran Strategis Pesantren dalam Ketahanan Pangan Nasional” dihadiri oleh tokoh masyarakat, ulama, kiai, serta para veteran Tentara Nasional Indonesia (PPIR, PPAD, dan LVRI) di wilayah ‘tapal kuda’ Provinsi Jawa Timur dan sekitarnya.

Ketahanan pangan nasional merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah bersama-sama dengan masyarakat, termasuk para tokoh masyarakat, ulama, serta kiai.

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan dan keagamaan yang melahirkan generasi penerus bangsa memiliki peran strategis dalam pembangunan ketahanan pangan nasional baik secara langsung maupun tidak.

Dalam acara tersebut PPI diwakili oleh Hemly Jambo selaku Kepala Divisi Wilayah Timur PPI dan Hendy Aristianto selaku Branch Manager PPI Cabang Surabaya. Turut hadir Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi. Rombongan diterima oleh Pimpinan Ponpes Al-Ishlah K.H. Thoha Yusuf Zakariya bersama jajaran.

Kegiatan Sarasehan Kebangsaan ini juga disertai dengan Jalan Kaki Bondowoso Dadapan (Jaka Sopan). Jaka Sopan ini digelar setiap tahun, yakni dalam rangka membudayakan pola hidup sehat melalui olahraga dan jalan pagi. Sementara pada penyelenggaraan tahun ini, Jaka Sopan juga dilaksanakan untuk pencegahan kerawanan pangan melalui Gerakan Makan Telur.

Dalam acara tersebut, PPI juga mengadakan bazar pangan murah, dan menyerahkan bantuan berupa ratusan liter minyak goreng beserta jerigennya.