Informasi

Press Release

Waspadai Penipuan Rekrutmen PT PPI (Persero)

Sehubungan dengan adanya modus penipuan terkait proses rekrutmen & seleksi calon pegawai yang mengatasnamakan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), atau pegawai PT PPI (Persero), maupun menggunakan identitas PT PPI (Persero), kepada masyarakat kami mengimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada atas segala bentuk penipuan.

Kami informasikan bahwa:

PT PPI (Persero) tidak pernah memungut biaya ataupun bekerjasama dengan pihak mana pun dalam melakukan proses rekrutmen & seleksi penerimaan calon pegawai, seperti meminta pelamar untuk mengirim sejumlah uang kepada agen tiket untuk pembelian tiket dan akomodasi, yang nantinya akan di-reimburse oleh perusahaan.

PT PPI (persero) tidak bertanggungjawab terhadap pihak-pihak yang dirugikan sehubungan dengan hal tersebut.

Pengumuman lowongan pekerjaan akan disampaikan di website resmi PT PPI (Persero). Pemberitahuan proses rekrutmen akan dihubungi melalui telepon resmi PT PPI (Persero) di 021-3862141/42.

Mohon agar calon pelamar dapat lebih berhati-hati. Terima kasih.

Press Release

PPI Tancap Gas Ekspor Kopi ke Mesir

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) (PPI) melakukan pelepasan ekspor kopi ke Mesir sebanyak 100 ton di Bandar Lampung pada (10/09/2021).

“PPI bersama buyer telah menandatangani kontrak ekspor kopi ke Mesir sebanyak 600 ton terhitung mulai bulan September hingga Desember 2021 setara dengan US$ 1.200.000,” terang Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati.

Ia mengungkapkan bahwa jenis kopi yang akan diekspor ke Mesir merupakan robusta yang tumbuh di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan, di mana kopi-kopi ini memiliki cita rasa unik yang dipengaruhi oleh cara pengolahannya dan kekhasan iklim daerah.

“Ekspor kopi ini dilakukan dengan kerja sama dengan petani lokal yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, mengekspos potensi komoditi Indonesia untuk memenuhi permintan kopi di luar negeri,” lanjutnya.

Nina mengatakan bahwa ekspor kopi ke Mesir ini merupakan lanjutan dari ekspor kopi yang sudah dimulai pada tahun 2018, berturut turut pada awal 2020 dan sempat terhenti karena pandemi Covid-19. PPI akan terus meningkatkan potensi ekspor dari komoditi-komoditi di Indonesia ke mancanegara.

“InsyaAllah kami akan selalu melihat potensi-potensi komoditas yang dimiliki Indonesia agar dikenal di pasar internasional dan membantu dalam pemulihan ekonomi nasional. Kami juha telah melakukan pembicaraan terhadap beberapa negara yang memiliki minat cukup besar kepada kopi Indonesia,” ungkap Nina.

PPI sendiri memiliki produk kopi dengan brand Covare yang dihasilkan oleh petani Indonesia dari berbagai daerah, dengan varian seperti Aceh Gayo, Sumatera Mandailing, Sumatera Toba, Papua Blend, dan Papua Wamena.

“Kontrak kerja sama ekspor kopi ini direncanakan secara berkelanjutan atas potensi ekspor sebanyak 200 ton per bulan dan akan dikembangkan berbagai jenis-jenis kopi lainnya dari seluruh wilayah Indonesia,” beber Nina.

Herman Heru Suprobo selaku Komisaris Utama PPI bersyukur dan dan berterimakasih kepada PPI yang telah berhasil melakukan ekspor kopi, yang artinya telah mampu memberikan kepercayaan dan mampu memasarkan produk kopi dengan kualitas yang baik, sesuai dengan standar kualitas dan keamanan produk.
Eskpor ini adalah hal baik bagi PPI untuk terus mengembangkan produk-produk lainnya.

Lutfi Rauf sebagai Duta Besar RI untuk Mesir, terus memberikan dukungan kepada PPI untuk ekspor produk-produk Indonesia.

Trend kopi di Mesir, tidak lepas dari kerja sama yang telah dilakukan selama ini. Indonesia menjadi peringkat pertama pengekspor kopi di Mesir dengan presentase 54%.

Harapannya, sinergi harus terus ditinglatkan antara petani, buyers, dan pihak yang berkaitan. Ke depan, Indonesia (PPI) dapat mengembangkan ekspor-ekspor lainnya ke Mesir dengan produk pertanian lainnyaseperti rempah-rempah, pala, lengkuas, kayu manis, kapulaga, dan juga potensi perikanan dan hasil laut.

Hadir pada kesempatan tersebut, Didi Sumedi selaku Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, turut melepas ekspor kopi PPI dan sangat bersyukur karena di tengah pandemi, kita bisa memulai kembali melakukan ekspor yang mudah-mudahan akan terus berlanjut ekspor-ekspor komoditi dan produk lainnya untuk kontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

“Kinerja perdagangan Indonesia periode Januari – Juli 2021 mencatatkan surplus terpanjang USD 21M. Kami mengapresiasi langkah-langkah progresif yang diambil oleh PPI terhadap ekspor nasional kita,” ucap Didi.

Harapan dari pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN yang diwakili Zuryati Simbolon selaku Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk, adalah agar ekspor digiatkan karena merupakan salah satu program yang diberi perhatian lebih oleh Pemerintah sebagai arahan Presiden RI untuk pemulihan ekonomi nasional melalui peran BUMN.

“Ekspor dari PPI merupakan langkah nyata yang merupakan kontribusi BUMN Klaster Pangan khususnya PPI. Saya mengapresiasi ekspor kopi yang dilakukana PPI. Ke depan kita bisa membuka potensi ekspor ke mancanegara melalui transaksi ekspor konvensional, maupun imbal dagang yang saat ini sedang digalakkan,” papar Zuryati.

PPI sebagai salah satu klaster pangan dan holding pangan, ada pada posisi trading, logistics, warehousing, dan transportasi.

“Diharapkan pola penguatan rantai pasok pangan akan menyeluruh dan PPI berperan mulai dari offtake kemitraan kepada petani, nelayan, peternak, UMKM, hingga hilirisasi (dalam negeri dan luar negeri). Peran PPI harus ditingkatkan untuk mendampingi mitra dalam menjaga kualitas, ketersediaan untuk stok yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Ditutup oleh Arief Prasetyo, Direktur Utama RNI, sebagai wakil dari Klaster Pangan yang menyampaikan selamat kepada PPI atas ekspor kopi ke Mesir.

“PPI ke depannya akan memiliki jaringan logistics, hulu ke hilir dan akan end to end dengan based customize yang menyiapkan komoditi/produk berdasarkan permintaan pasar. Dengan jaringan yang ada di seluruh Indonesia, kita gali potensi masing-masing cabang, untuk ditingkatkan produk-produk eskpor dengan menjaga konsistensi dari kualitas dan ketersediaan produk,” pungkas Arief.

Press Release

Persiapan Merger BGR ke dalam PPI, Dirut PPI Kunjungi Fasilitas Logistik BGR di Palembang

Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) / PPI, Nina Sulistyowati, mengunjungi gudang modern dan depo container milik PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) / BGR di Palembang pada (11/09/2021).

Nina didampingi oleh Direktur Operasi PPI, Eko Budianto, dan disambut langsung oleh Direktur Utama BGR, M. Kuncoro Wibowo, beserta tim.

PPI akan bertransformasi seiring dengan persiapan sebagai surviving entity dalam proses penggabungan BGR Logistics ke dalam PPI. Dengan penggabungan, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik pangan, mengurangi food loss pada rantai produsen, meningkatkan penetrasi bisnis trading dan logistik hingga meningkatkan keterjangkauan pembelian produksi nelayan dan petani ke seluruh daerah pelosok di Indonesia.

“Dalam Klaster Pangan, PPI merupakan BUMN perdagangan yang disiapkan di hilir untuk peningkatan sektor distribusi trading pangan mulai dari pelosok pedesaan hingga internasional. Oleh karenanya kunjungan PPI ke depo container dan gudang modern ini penting untuk menyiapkan connection yang baik,” ucap Nina.

Kunjungan tersebut dimulai dengan berkeliling ke depo container yang memiliki luas total 2,7 hektare dan dapat menampung lebih dari 2 ribu kontainer, yang dilengkapi dengan sarana pencucian kontainer yang memadai, fasilitas perbaikan kontainer, serta alat berat pendukung seperti side loader dan forklift yang memberikan layanan depo kontainer baik dan terintegrasi.

“Untuk memastikan manajemen depo kontainer yang cepat dan handal, kami menggunakan aplikasi berbasis web Depot Management and Agency (Denada), untuk management kontainer, lift on dan lift off kontainer,” ungkap Kuncoro Dirut BGR.

Kunjungan juga dilanjutkan ke gudang modern yang mengelola komoditas Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dengan sistem WMS (Warehouse Management System), yang mempermudah dan mempercepat segala aktivitas, mulai dari aktivitas inbound hingga ke outbond.

“Setelah tadi saya memantau dan mencoba, sistemnya memang mempermudah mobilitas pekerjaan karena setiap proses terautomasi dan membuat data lebih transparan serta aman. Teknologi barcode scanner mampu mengelola hingga puluhan ribu SKU (Stock Keeping Unit) serta terhubung dengan ERP-SAP yang sekarang sudah ada,” terang Nina.

PPI dalam kiprahnya sebagai BUMN yang bergerak di bidang trading, selalu menyesuaikan strategic direction dengan para pemegang saham, dalam hal ini Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN. Pada kunjungan tersebut, Nina juga menemui Serikat Pekerja BGR untuk berdiskusi hangat.

Lawatan PPI tersebut termasuk dalam rangkaian kegiatan pelepasan ekspor kopi ke Mesir yang dilaksanakan di Lampung. Penguatan pasar domestik dan internasional merupakan salah satu tugas besar PPI di rantai pangan. Hal ini sesuai arahan Menteri Erick Thohir, di mana salah satu peran PPI adalah melaksanakan program inklusivitas petani, peternak, nelayan dan UMKM sebagai sumber supply dan operational excellent akselerasi ekspor.

“Proses penggabungan BGR ke dalam PPI ini telah memasuki tahap finalisasi RPP di pemegang saham. Serangkaian persiapan telah dan masih dilalui dengan baik oleh PPI, dalam berbagai aspek operasional, keuangan, SDM dan organisasi, IT, legal, manajemen risiko, tata kelola, dan lain-lain,” pungkas Syailendra Sekretaris Perusahaan PPI.

Press Release

Pemenang PPI Berinovasi 2021

SELAMAT KEPADA PARA PEMENANG!

Terima kasih kepada #SobatLabaBersih yang sudah berpartisipasi dalam lomba #PPIBerinovasi. Kami sangat mengapresiasi semua karya yang telah masuk.

Semoga kita terus menanamkan semangat kerja di tengah tantangan disrupsi dan penuh dinamika saat ini. Kita harus membudidayakan iklim kerja yang inovatif untuk menciptakan terobosan bisnis.

 

Press Release

Sambut Hari Pelanggan Nasional, PPI Bagikan Hadiah Lewat Panen Rejeki Dharmabrand

@PPIPersero membagi kebahagiaan kepada pelanggan setia Dharmabrand yang sudah lebih dari 30 tahun menjadi sahabat petani, dengan beragam hadiah seperti mesin cuci sampai dengan kendaraan bermotor, pada (31/08/2021).

Acara tesebut juga dalam rangka menyemarakkan Hari Pelanggan Nasional 2021, yang merupakan momentum baik bagi PPI untuk memberikan apresiasi pada pelanggan.

Program Panen Rejeki Dharmabrand tahap kedua ini ditujukan untuk sahabat petani Dharmabrand di 8 daerah, yaitu Medan, Palembang, Jakarta, Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Surakarta, dan Makassar. Panen Rejeki Dharmabrand kali ini dimulai pada bulan November 2020 s.d April 2021.

Dharmabrand adalah brand pestisida dan herbisida dari PPI yang memiliki berbagai macam produk seperti: Dharmasan, Dharmabas, Dharmasip, Dharmafur, Dharmapara, dan Dharmara.

Program Panen Rejeki Dharmabrand kali ini adalah program ke dua, setelah sebelumnya dilaksanakan pengundian untuk daerah Madium, Gorontalo, dan Pare-pare.

Adapun pengundian hadiah dilaksanakan dengan cara mengundi kupon yang sudah diisi lengkap data dan identitas dari pelanggan. Kupon/voucher ini didapatkan dari pembelian produk Dharmabrand apa saja minimum sebesar Rp75.000,- dan customer mendapatkan 1 kupon, untuk diisi datanya dengan lengkap.

“Produk pestisida Dharmabrand PPI ini merupakan salah satu produk andalan kami yang telah hadir lebih dari 30 tahun. Dharmabrand merupakan produk pendukung pertanian sehingga pengembangannya akan lebih baik, khususnya dalam melanjutkan transformasi trading di dalam Kluster Pangan, yang saat ini dalam proses menuju Holding Pangan yang akan terbentuk triwulan III tahun 2021ini. ” ujar Nina Sulistyowati, Direktur Utama PPI.

“Dharmabrand tumbuh karena petani. Di saat masa sulit seperti sekarang ini, saat bertahan adalah hal yang sulit diwujudkan, petani justru memampukan kami untuk bertumbuh. Loyalitas petani sangat berharga bagi kami, memacu semangat kami untuk senantiasa berinovasi, menyesuaikan diri, dan memberikan layanan terbaik apa pun kondisinya. Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kehadiran petani dalam bisnis yang kami jalani, ” ujar Andry Tanudjaja, Direktur Komersial & Pengembangan PPI.

Hari Pelanggan Nasional 2021 menjadi momentum baik bagi PPI untuk memberikan apresiasi pada pelanggan dan pastinya memacu PPI untuk terus berinovasi dalam kapabilitasnya sebagai survival entity menuju proses penggabungan BGR ke dalan PPI, serta terus melakukan improvement guna terciptanya pelanggan yang tidak hanya puas namun juga loyal.

PPI mengucapkan terima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan antusiasme dari pelanggan Dharmabrand dan berbagai pihak. Ke depannya, PPI akan terus melakukan inovasi atau pengembangan produk, khususnya produk Dharmabrand.

Prosesi pengundian dan nama-nama pemenang nanti bisa disaksikan di channel YouTube PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero).

Press Release

PPI Terus Dorong BUMN Klaster Pangan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

PPI mendorong BUMN Klaster Pangan untuk terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan produk pangan yang terjangkau dan berkualitas untuk masyarakat.

Salah satu pengembangan produk yang baru saja diluncurkan adalah produk daging dan olahan daging kemasan dengan brand “Be Best” dan outlet distribusi produk “Gerai Daging Berdikari”, yang merupakan outlet distribusi baik luring melalui toko fisik Jakarta dan Bekasi, reseller freezer point, serta daring di situs web geraidagingberdikari.co.id, GrabMart dan Tokopedia, milik PT Berdikari (Persero). Peluncuran tersebut dihelat di Gudang PT Berdikari Logistik Indonesia pada (23/08/2021).

Selain Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati; turut hadir dalam peluncuran sekaligus HUT ke-55 Berdikari tersebut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo; dan Direktur Utama RNI, Arief Prasetyo.

Mari kita dukung upaya memperkuat ekosistem pangan protein nasional demi wujudkan #IndonesiaBergizi.

Press Release

Aplikasi e-PPID PPI

 

PPID adalah kepanjangan dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, di mana PPID berfungsi sebagai pengelola dan penyampai dokumen yang dimiliki oleh badan publik sesuai dengan amanat UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dengan keberadaan PPID maka masyarakat yang akan menyampaikan permohonan informasi lebih mudah dan tidak berbelit karena dilayani lewat satu pintu.

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) adalah pejabat yang bertanggung jawab di bidang penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan, dan/atau pelayanan informasi di badan publik.

Aplikasi Android e-PPID PPI merupakan salah satu inovasi untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi publik yang dimiliki PPI sehingga masyarakat mudah menjangkau informasi publik yang dimiliki PPI.

Aplikasi e-PPID PPI dapat diunduh melalui Google Play Store pada sistem operasi Android atau dengan memindai QR code pada gambar.

Press Release

Gencar Buka Peluang Ekspor, PPI Bidik Pasar Jerman

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) / PPI melaksanakan penandatangan nota kesepahaman dengan Saffron Group melalui daring pada (12/08/2021).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama skema imbal dagang business-to-business (B-to-B) antara PPI dan Saffron Group ini membuka peluang peningkatan kerja sama perdagangan yang lebih besar di masa mendatang.

MoU ditandatangani oleh Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati, dan Managing Director Saffron Group, Ghassem Hassanzadeh.

Penandatanganan MoU ini menandai kali ketiga kerja sama imbal dagang B-to-B, setelah sebelumya bersama Meksiko dan Rusia. Pemerintah terus berupaya membuat terobosan baru dalam membuka peluang ekspor untuk membantu pemulihan perekonomian nasional.

Nina menyambut baik peningkatan skema imbal dagang B-to-B untuk mendorong ekspor.

“Kami selaku Badan Usaha Milik Negara turut mendukung inisiatif Kemendag melalui kerja sama skema imbal dagang B-to-B, khususnya untuk meningkatkan ekspor nasional dan memulihkan ekonomi Indonesia,“ tutur Nina.

Direktur Komersial & Pengembangan PPI, Andry Tanudjaja, optimistis kerja sama ini menjadi tonggak peningkatan kerja sama perdagangan kedua negara di masa yang akan datang.

“Penandatanganan MoU ini merupakan batu loncatan sekaligus tonggak kerja sama yang lebih baik di masa mendatang antara Indonesia dan Jerman. Selain meningkatkan hubungan dan kerja sama perdagangan bilateral kedua negara, perjanjian ini dapat mendorong perdagangan dalam rantai nilai global (global value chain) dan membantu pemulihan ekonomi dunia dari pandemi Covid-19,” papar Andry.

Saffron Group adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertanian & makanan, perdagangan, konsultan dan investasi.

PPI bertindak sebagai badan pelaksana imbal dagang di Indonesia dan Saffron Group merupakan badan pelaksana imbal dagang di Jerman. Keduanya akan segera menyusun kontrak kerja sama terkait nilai transaksi dan teknis pelaksanaan imbal dagang.

Sebagai badan pelaksana, PPI menjadi penghubung eksportir dan importir Indonesia terhadap pelaksana di negara mitra. PPI juga akan berkoordinasi dengan perbankan, lembaga asuransi serta penyedia transportasi untuk mendukung proses pelaksanaan. Kami akan berikan pilihan yang lebih luas kepada para pelaku ekspor dan barang-barang dari negara mitra yang bisa dibeli oleh para importir.

Penandatanganan dihadiri secara virtual antara lain oleh Ardian Wicaksono, Konsul Jenderal Republik Indonesia Hamburg – Jerman; Nurlisa Arfani, Atase Perdagangan Indonesia di Jerman; Eka Sumarwanto, Ketua ITPC Hamburg; Johni Martha, Sekretaris Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI; serta perwakilan dari BNI, Askrindo, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia.

PPI sangat mendukung Kemendag yang sedang menggencarkan kerja sama imbal dagang B-to-B sebagai upaya membuat terobosan baru di bidang kerja sama perdagangan luar negeri.

Upaya ini diharapkan dapat menjadi suatu terobosan baru untuk menggerakkan sektor perdagangan, meningkatkan ekspor nasional, dan memulihkan perekonomian secara keseluruhan, terutama dalam menghadapi tantangan krisis global saat ini akibat pandemi Covid-19.

Ardian Wicaksono, Konsul Jenderal Republik Indonesia Hamburg – Jerman, menyambut baik upaya kerja sama imbal dagang ini, yang merupakan terobosan skema perdagangan yang baik antara kedua belah pihak di tengah pandemi Covid-19.

Menurut Data yang dilansir dari Kemendag, pada 2020 nilai total perdagangan ekspor non migas Indonesia ke Jerman tercatat sebesar 2,46 miliar dollar AS hal ini sedikit meningkat dari 2019 yang tercatat sebesar 2,40 miliar dollar AS. Hal ini ditopang oleh komoditas utama ekspor non migas Indonesia ke Jerman antara lain udang, kopi, minyak kelapa sawit, kakao, karet, Tekstil dan Produk Tekstil, alas kaki dan furniture.

Sejak awal 2021, Kemendag menjajaki secara intensif skema imbal dagang B-to-B dengan 35 negara di dunia. Selain Jerman, terdapat setidaknya sembilan negara yang menyambut baik inisiatif Indonesia tersebut. Kesembilan negara yaitu Turki, Meksiko, Afganistan, Rusia, Belanda, Prancis, Filipina, India, dan Iran memberi respons positif untuk melanjutkan pembahasan secara teknis.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait peningkatan dan percepatan dalam kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengembangkan pasar produk nasional Indonesia, potensi pasar ekspor harus mendapatkan perhatian yang serius. Penyelesaian perundingan dengan negara-negara potensial mesti dipercepat. Ini adalah agenda prioritas karena menurut Presiden, di masa-masa seperti ini Indonesia membutuhkan pasar ekspor baru.

PPI sendiri juga terus upaya membuka pasar Indonesia di negara-negara tujuan ekspor nontradisional sekaligus mencari solusi bersama pemulihan ekonomi yang telah terimbas pandemi Covid-19.

Jerman merupakan salah satu mitra dagang utama bagi Indonesia. Produk-produk ekspor unggulan Indonesia ke Jerman, antara lain minyak kelapa sawit, alas kaki, peralatan elektronik, pakaian dan asesoris pakaian, karet dan produk dari karet, mesin-mesin mekanik, kopi-teh & rempah-rempah, alat fotografi, kayu dan mebel.

Sementara, produk ekspor Jerman ke Indonesia umumnya barang manufaktur seperti kendaraan bermotor, kendaraan pengangkut, mesin untuk industri yang memproduksi produk plastik, packaging, peralatan, perkapalan, peralatan komunikasi, barang kimia, peralatan laboratorium, dan produk metal.

Saat ini, terdapat sekitar 250 perusahaan multinasional Jerman yang melakukan bisnis di Indonesia. Proyek investasi Jerman di Indonesia masih didominasi sektor-sektor metal dan machinery industry, industri kimia dan farmasi, transportasi, storage, dan industry komunikasi.

PPI dalam kiprahnya sebagai BUMN yang bergerak di bidang trading, selalu menyesuaikan strategic direction kami dengan para pemegang saham, dalam hal ini Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN. Kami menjadikan pengembangan pasar ekspor ini sebagai strategic inisiatif PPI di holding pangan yang mengacu ke dalam 5 prioritas BUMN sebagai parameter KPI perusahaan.

Press Release

BUMN Klaster Pangan Laksanakan Upacara dan Kegiatan Peringatan Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia

@PPIPersero bersama BUMN Klaster Pangan melaksanakan upacara dan kegiatan peringatan Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, secara daring pada Selasa, 17 Agustus 2021. Dalam kesempatan tersebut, Direksi PPI mengikuti siaran langsung Upacara Kemerdekaan yang ditayangkan melalui saluran pandangistana.

Kemeriahan HUT RI berlanjut setelah upacara. @PPIPersero bersama BUMN Klaster Pangan melaksanakan peringatan bersama dengan menggelar berbagai kegiatan, seperti perlombaan baju daerah, perlombaan video harmonisasi nada, perlombaan video produk unggulan, dan kegiatan sosial penyaluran bingkisan buah untuk nakes dalam rangka gelar buah nusantara.

@PPIPersero menjadi host pada acara tersebut.

Kegiatan ini salah satunya bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan serta semangat nasionalisme para karyawan khususnya para karyawan milenials sebagai generasi penerus bangsa, memperkuat tali silaturahmi dan soliditas keluarga BUMN Klaster Pangan. Kegiatan ini diharapkan juga dapat menjadi penyemangat sekaligus hiburan di tengah rutinitas bekerja dan kondisi pandemi yang masih terjadi.

Mari kita selalu optimis dan terus berkontribusi untuk Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.

 

Press Release

PPI dan KPK Berkolaborasi Gelar Bimbingan Teknis Program Antikorupsi

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) / PPI melakukan kolaborasi pelaksanaan Bimbingan Teknis Program Antikorupsi bersama KPK RI melalui virtual meeting yang diikuti oleh manajemen PPI dan BUMN Klaster Pangan pada (04/08/2021).

Kelas bimbingan teknis antikorupsi PPI – KPK ini merupakan upaya edukasi antikorupsi yang akan dilakukan secara berkelanjutan, guna mengimplementasikan sikap antikorupsi di lingkungan perusahaan dan BUMN Klaster Pangan dengan menanamkan semangat antikorupsi.

“Hilangnya budaya antikorupsi perlu kita tumbuhkan kembali, salah satunya melalui edukasi bimtek ini untuk membangkitkan kesadaran dan menegakkan nilai-nilai antikorupsi di lingkungan perusahaan. Mari kita bersama menjadi agen dalam melawan korupsi,” tutur Nina Sulistyowati dalam sambutannya.

Acara ini diisi oleh narasumber, yakni Wawan Wardiana, Plt. Deputi Pendidikan dan Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK-RI; Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK; Dwi Siska, Founder & Senior Advisor SustaIN; dan Anggi Fitria, Fungsional Direktorat Peran Serta Masyarakat.

Wawan Wardiana berharap bimtek ini menjadi wadah dalam menyamakan persepsi dalam memberantas korupsi. Beliau mengungkapkan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang merusak proses-proses demokrasi akibat degradasi moral.

PPI sangat aware terhadap hal-hal terkait menumbuhkan kesadaran antikorupsi, dengan memiliki peraturan-peraturan kebijakan, di antaranya kebijakan sistem pelaporan pelanggaran, kebijakan penerimaaan dan pemberian hadiah, pedoman pengendalian gratifikasi dan kebijakan antipenyuapan.