Siaran Pers

Press Release

Semarakkan Hari Pangan Sedunia, PPI Lakukan Panen Raya Lewat Agro Solution

 

Program Makmur pertani akhinya melakukan panen raya perdananya di Desa Tungoi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bоlmоng), Sulawesi Utara yang berhasil meningkatkan hasil pertanian khususnya komoditas padi dengan produktivitas mencapai 7,3 ton/ha gabah kering panen perhektar, pada Rabu (13/10/2021).

Selain PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)/ PPI, panen bersama tersebut dilakukan juga dengan beberapa BUMN lain yang ambil bagian dalam program Makmur tersebut, seperti Pupuk Kaltim, BRI, dan Jasindo.

Dalam program tersebut, PPI terlibat sebagai distributor integrator, yaitu menyediakan produk keperluan Agro-Input mulai dari penyediaan pupuk berkualitas, benih unggul dan pestisida, sampai dengan pascapanen sebagai offtaker pembelian hasil panen bersama koperasi dan kios mitra binaan yang tergabung dalam program Makmur.

Program ini merupakan solusi jangka panjang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas hasil petani melalui pendampingan dan edukasi kepada petani baik secara on farm maupun off farm untuk memberikan jaminan input, kawalan budidaya, teknologi pertanian, jaminan pembelian hasil panen (offtaker), dan jaminan asuransi gagal panen
.
Kelompok tani dan koperasi yang tergabung dalam binaan PPI, dibantu permodalan usaha dari Bank Himbara; Bank BRI dan Bank Mandiri, melalui permodalan KUR pertanian sebagai dasar penyaluran kredit melalui berita kesepakatan bersama Rencana Anggran Biaya (RAB) minimal senilai Rp. 10 – 25 juta/ha, dengan bunga KUR Pertanian 6% per tahun.

PPI dalam menjalankan fungsi integrator dalam Program Makmur Agro-Solution ini merupakan kemitraan sinergi BUMN dengan PIHC dan anak perusahaan seperti Pupuk Kaltim yang ditunjuk sebagai project leader Indonesia bagian timur melibatkan Petrosida Gresik, BRI, Mandiri, Bulog, BPN, Dinas Pertanian, para petani, dan koperasi binaan.

“Kegiatan Panen perdana Program Makmur yang merupakan salah satu program Kementerian BUMN, terbukti berhasil meningkatkan produktivitas gabah kering panen padi yang biasanya 3,8 ton/ha menjadi 7,6 ton/ha. Program ini merupakan bisnis model pertanian sebagai solusi pertanian berkelanjutan yang terintegrasi multipihak, mulai dari pendampingan intensif kepada petani dan budidaya pertanian mengunakan pupuk nonsubsidi dengan berimbang. Dengan meningkatnya produktivitas, otomatis juga meningkatkan pendapatan petani,” terang Hemly Jambo, Koordinator Wilayah Timur PPI.

Program Makmur tak hanya berlaku bagi tanaman pangan saja, tapi juga tanaman hortikultura.
PPI saat ini dalam proses penggabungan BGR ke dalam PPI. Ke depan, PPI dalam ekosistem perdagangan dan logistik rantai pasok pangan, memiliki pengalaman panjang, dan dengan 32 cabang dan ke depan 20 Divre, PPI tentu menjadi nilai lebih untuk mendistribusikan barang dengan baik dan sangat membantu petani di daerah dalam mendapatkan pupuk, pestisida, benih dan perlengkapan pertanian lainnya.

Peran PPI dalam mengintegrasikan perdagangan dan logistik klaster pangan, akan sangat mendukung program Makmur Agro Solution terhadap peningkatan hasil panen petani. Ini merupakan salah satu model bisnis dalam penggabungan BGR ke dalam PPI, di mana penggabungan ini sesuai yang diamanahkan Presiden Joko Widodo melalui PP No.97/2021 tanggal 15 September 2021 tentang Penggabungan BGR ke dalam PPI sebagai upaya efisiensi dan efektifitas di rantai pasok pangan.

Press Release

Perkuat Rantai Pasok Pangan, PPI Kembali Jadi Distributor Eksklusif Pupuk Petrokimia Gresik

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) / PPI kembali menjalin sinergi bersama PT Petrokimia Gresik / PKG. Cabang-cabang PPI terus mendapatkan kepercayaan sebagai distributor eksklusif untuk pupuk nonsubsidi SP 26 Petro, Petro Niphos, dan Nitralite.

Berturut-turut PPI Cabang Surabaya, Manado, Palu, Madiun, Aceh, Pekanbaru, dan Jambi melakukan penandatanganan secara paralel SPJB bersama tahun 2022 di Petrokimia Gresik, mulai dari awal Oktober 2021 sampaiyang terkini Kamis, (14/10/2021).

Produk-produk tersebut merupakan upaya solusi berbagai masalah pertanian saat ini yang tujuannya bermuara pada peningkatan produktivitas pertanian untuk mendongkrak kesejahteraan petani dan pertanian berkelanjutan.

Pupuk SP-26 Petro hadir sebagai respon atas penyesuaian unsur hara P tersebut dan juga alternatif atas penyesuaian alokasi pupuk SP-36 bersubsidi. Pupuk ini memiliki kandungan unsur hara makro Fosfor (P) sejumlah 26% dan Sulfur (S) sejumlah 5% yang mudah larut dan tersedia bagi tanaman.
Selain itu juga tidak bersifat higroskopis, sehingga tidak mudah menggumpal dalam suhu ruangan.

Secara fisik, SP-26 berwarna abu kecoklatan dan berbentuk granul dengan ukuran yang seragam sehingga memudahkan petani dalam aplikasinya, yaitu ditabur atau dibenamkan. Dosisnya antara 150 kg hingga 500 kg per hektar tergantung pada komoditas tanaman. Pupuk SP-26 Petro berperan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas panen pada komoditas pangan, hortikultura dan perkebunan.

Sedangkan pupuk Petro Niphos diciptakan sebagai upaya atas kebutuhan petani hortikultura yang menggunakan pupuk nonsubsidi khususnya NPS. Petro Niphos mengandung unsur hara N (Minimal 20%), P (Minimal 20%), dan S (Minimal 13%) yang lebih tinggi dibanding pupuk majemuk pada umumnya. Pupuk ini juga berbentuk granul, dan diperuntukkan khusus untuk komoditas hortikultura (sayuran daun) dan pangan. Dosisnya bervariasi antara 250 kg hingga 700 kg per hektar sesuai dengan komoditas atau tanaman.

PPI bersama dengan PIHC dan khususnya PKG dalam hal ini juga berkomitmen untuk melakukan penjualan Pupuk Baru Nitralite sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani pengganti pupuk subsidi.

Pupuk Nitralite merupakan pupuk produksi PT Petrokimia Gresik yang memiliki unsur hara Nitrogen (N) sebesar 25%, Sulfur (S) sebesar 9% dan Kalsium (Ca) sebesar 7%, yang memiliki beragam manfaat untuk tanaman, yaitu membuat tanaman lebih hijau segar; mempercepat & meningkatkan pertumbuhan tanaman yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang dan jumlah anakan; meningkatkan kandungan protein hasil panen; meningkatkan produksi hasil tebu & hablur gula (Rendeman); meningkatkan kelas mutu hasil panen dengan memperbaiki warna, aroma, rasa & besar umbi serta lebih kesat; dan memperbaiki struktur tanah.

Dalam menjalankan bisnisnya sebagai perusahaan perdagangan yang memiliki kemampuan mendistribusikan barang, PPI memiliki 32 cabang di seluruh Indonesia, sehingga memudahkan pendistribusian pupuk ke seluruh wilayah Indonesia.

“Berbekal pengalaman panjang dan keberadaan cabang, gudang-gudang, dan kendaraan operasional yang dimiliki PPI, tentu menjadi nilai lebih untuk mendistribusikan barang dengan baik dan sangat membantu petani di daerah dalam mendapatkan pupuk tersebut,” ujar Rahman Saidi, Koordinator Wilayah Barat PPI.

Tahun lalu PPI Cabang Manado dan Cabang Surabaya meraih predikat Distributor of The Year 2020, sebagai Distributor Utama NPK Phonska PLUS Wilayah Indonesia Tengah dan Timur dari PT Petrokimia Gresik-Pupuk Indonesia.

“Pencapaian-pencapaian tersebut adalah bukti kompetensi dan diharapkan menjadi semangat bagi PPI untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam mendistribusikan pupuk dengan baik dan membantu petani di daerah dalam mendapatkan pupuk,” ujar Hemly Jambo, Koordinator Wilayah Timur PPI.

Peran PPI dalam distribusi pupuk ini adalah sebagai model bisnis dalam penggabungan BGR ke dalam PPI, di mana penggabungan ini sesuai diamanahkan Presiden Joko Widodo melalui PP No.97/2021 tanggal 15 September 2021 tentang Penggabungan BGR ke dalam PPI sebagai upaya efisiensi dan efektifitas di rantai pasok pangan. Proses penggabungan ini merupakan bagian dari proses holdingisasi BUMN Pangan, dalam penguatan rantai ekosistem perdagangan dan logistik.

Press Release

PPI Inisiasi Program Entaskan Stunting di NTB

Mempersiapkan generasi emas 2045 bukan hal mudah. Pasalnya, stunting masih menjadi masalah gizi utama bagi bayi dan anak-anak di Indonesia. Kondisi tersebut menginspirasi PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) / PPI untuk meninisiasi pelaksanakan program penurunan prevalensi stunting, yang menjadi program unggulan TJSL perseroan. PPI menyalurkan bantuan berupa telur, biskuit bayi, kacang hijau, daging ayam, daging sapi, dan beras, untuk entaskan stunting di NTB pada (8/10/2021).

Bantuan tersebut akan rutin disalurkan PPI setiap bulan selama satu tahun agar dapat melihat dan mengukur sejauh mana perkembangan keberhasilan program ini untuk menurunkan angka stunting, khususnya di Lombok Barat. Pemilihan pelaksanaan penyaluran yang berlokasi di NTB ini berdasakan pada prevalensi stunting di daerah tersebut yang termasuk tinggi.

“Ini adalah bentuk kontribusi nyata PPI untuk kesehatan Indonesia. Sebagai bagian dari BUMN Klaster Pangan, PPI mendukung perbaikan gizi demi masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik. PPI memahami bahwa anak-anak adalah potensi masa depan keluarga dan masyarakat sehingga dapat menjadi sebuah kekuatan baru bagi generasi penerus di masa mendatang,” ujar Syailendra, Kepala Sekretariat Perusahaan PPI.

Berdasarkan data, angka prevalensi stunting di tahun 2019 masih sekitar 27% meskipun sudah menurun dibanding 37% pada tahun 2013. Namun demikian, presiden mencanangkan penurunan prevalensi stunting di angka 14% pada tahun 2024. NTB menjadi salah satu wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi. Oleh karenanya, PPI berupaya membantu pemerintah untuk pengentasan stunting di daerah tersebut, khususnya selaku BUMN sebagai agen pembangunan bagi pemerintah untuk memberikan sumbangsih bagi negeri.

Apalagi saat ini, perjuangan mengatasi stunting merupakan prioritas pembangunan pada tingkat nasional, propinsi sampai pada tingkat kabupaten. Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goal – SDG) nomer 2: Mengakhiri kelaparan, mencapai keamanan pangan dan meningkatkan gizi dan mempromosikan pertanian berkelanjutan.

Tahun depan, program ini akan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan TJSL (tanggung jawab sosial dan lingkungan) untuk ibu hamil dan ibu menyusui.

“Tentunya dengan dukungan dinas kesehatan, kecamatan, hingga ke perangkat desa serta peran para kader kesehatan setempat, PPI berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal sehingga dapat dijadikan acuan untuk pengembangan program yang sama di wilayah NTB yang lain, atau di wilayah lain, serta meng-encourage stakeholders untuk ikut melakukan hal yang sama,” ujar Prio Pamulat, Asisten Manajer PKBL PPI.

“PPI sangat peduli pada kesehatan masyarakat Indonesia. Di tengah pandemi Covid-19, kami mendorong seluruh pihak untuk menjaga kesehatan keluarga. Pada program penurunan angka stunting ini, kami dorong implementasinya dengan maksimal dan mudah-mudahan bisa lebih baik lagi ke depannya. Harapan kami, masyarakat Indonesia tetap sehat dan tumbuh di tengah pandemi,” lanjutnya.

Pada program ini, PPI Cabang Mataram terlibat aktif dalam penyediaan bantuan dan koordinasi dengan banyak pihak.

“Dengan dukungan dari PPI selaku BUMN, kami berharap kelak para bayi dan balita dapat tumbuh dengan baik dan dapat bermanfaat bagi generasi ke depan masyarakat di Lombok Barat secara khusus, dan NTB secara luas,” ujar Firmansyah Saifullah, Branch Manager PPI Cabang Mataram.

Kepala Puskesmas Labuapi Lombok Barat, Rohayati, mengucapkan terima kasih kepada PPI yang telah memilih Lombok Barat, khususnya Labuapi sebagai lokasi, dalam pelaksanaan program stunting tersebut.

“Perhatian penuh kepada anak-anak merupakan kewajiban orang tua, seperti perhatian kepada kesehatan mereka secara langsung, termasuk di dalamnya pemenuhan gizi agar pertumbuhan anak menjadi baik,” ujar Rohayati.

“Harapan kami semua adalah agar anak-anak tetap sehat, karena jika bermasalah dengan gizi, dapat menyebabkan anak sering sakit. Semoga program ini terus berlanjut dan semua mendapatkan manfaat dari program ini. Kami akan terus memantau pertumbuhan anak-anak, terutama yang mendapatkan bantuan agar terpantau perkembangannya,” pungkasnya.

Press Release

Audiensi Pengembangan Produk Dharmabrand

Direktur Komersial & Pengembangan PPI, Andry Tanudjaja; dan Direktur Operasi PPI, Eko Budianto, melakukan audiensi dan kunjungan ke fasilitas produksi pestisida Dharmabrand, PT Inti Everspring Indonesia, guna menjalin komunikasi dalam rangka optimalisasi kerja sama dan potensi perkembangan bisnis, pada (23/09/2021).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pengembangan produk Dharmabrand yang merupakan salah satu produk unggulan PPI. Dharmabrand juga akan menunjang ekosistem klaster pangan dengan rencana potensi pengembangan produk pupuk lainnya.

Komitmen ini terus dijalankan dalam rangka membangun brand equity yang lebih kuat dan membangun fungsi trading yang utuh dan mampu mengeploitasi arbitrase pasar.

Press Release

Berpartisipasi dalam Athens Coffee Festival, PPI Tawarkan Kopi Indonesia

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) / PPI berpartisipasi pada Athens Festival Coffee di Technopolis, City of Athens, pada 25-27 September 2021, yang difasilitasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Athena. Festival ini dihadiri oleh 40 ribuan pengunjung seluruh dunia.

Athens Coffee Festival adalah sebuah perayaan kopi dan budaya terbesar yang ditujukan kepada para industri profesional, barista, dan masyarakat umum yang berhasil menjadi salah satu festival kopi terbaik di dunia yang diadakan setiap tahun pada akhir September.

Tujuan festival ini untuk menarik sektor profesional yang tidak hanya berada di Yunani, tetapi juga pengunjung internasional yang merupakan pecinta kopi dan tertarik dengan tren dan perkembangan terbaru di bidang kopi, perkembangan dari espresso unggulan dan roaster kopi spesial Yunani dan kopi internasional yang terkemuka, yang banyak dihadiri perusahaan kopi terkemuka, master class dan orang-orang profesional di bidang kopi.

Festival ini menjadi referensi bagi orang-orang di Yunani dan sekitarnya yang tertarik untuk mempelajari semua inovasi dan dinamika pasar, dengan manfaat dapat menjalin kemitraan dengan importir, produsen, pemasok dan distributor produk berbagai jenis makanan terkemuka dan pengecer yang menjualnya; dan melakukan interaksi langsung dengan pengecer dan pembeli yang mencari produk kualitas terbaik dengan penawaran bisnis terbaik.

Yunani merupakan negara pengonsumsi kopi, namun saat ini perusahaan roaster kopi mereka melakukan impor melalui Brazil dan Jerman. PPI melihat ini sebagai peluang untuk target pasar ekspor dari Indonesia, dan diharapkan transaksi dengan Yunani menjadi pintu masuk ke negara Eropa Lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, PPI juga mempromosikan beragam produk kopi, teh serta brown sugar dari PT RNI (Persero), PTPN VIII, PTPN XII.

Di sela pameran, Dubes RI Athena Ferry Adamhar berkesempatan mengisi salah satu sesi Master Classes dengan topik “Indonesia Coffee: From the largest Archipelagic Country to the world”.

“Ke depan, PPI akan membawa produk-produk klaster pangan lainnya untuk memasuki pasar internasional, dengan jaminan kontinuitas yang terjaga serta kualitas berstandar global,” ujar Andry Tanudjaja, Direktur Komersial & Pengembangan PT PPI (Persero) dalam kesempatan terpisah di Jakarta.

 

Press Release

Waspadai Penipuan Rekrutmen PT PPI (Persero)

Sehubungan dengan adanya modus penipuan terkait proses rekrutmen & seleksi calon pegawai yang mengatasnamakan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), atau pegawai PT PPI (Persero), maupun menggunakan identitas PT PPI (Persero), kepada masyarakat kami mengimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada atas segala bentuk penipuan.

Kami informasikan bahwa:

PT PPI (Persero) tidak pernah memungut biaya ataupun bekerjasama dengan pihak mana pun dalam melakukan proses rekrutmen & seleksi penerimaan calon pegawai, seperti meminta pelamar untuk mengirim sejumlah uang kepada agen tiket untuk pembelian tiket dan akomodasi, yang nantinya akan di-reimburse oleh perusahaan.

PT PPI (persero) tidak bertanggungjawab terhadap pihak-pihak yang dirugikan sehubungan dengan hal tersebut.

Pengumuman lowongan pekerjaan akan disampaikan di website resmi PT PPI (Persero). Pemberitahuan proses rekrutmen akan dihubungi melalui telepon resmi PT PPI (Persero) di 021-3862141/42.

Mohon agar calon pelamar dapat lebih berhati-hati. Terima kasih.

Press Release

PPI Tancap Gas Ekspor Kopi ke Mesir

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) (PPI) melakukan pelepasan ekspor kopi ke Mesir sebanyak 100 ton di Bandar Lampung pada (10/09/2021).

“PPI bersama buyer telah menandatangani kontrak ekspor kopi ke Mesir sebanyak 600 ton terhitung mulai bulan September hingga Desember 2021 setara dengan US$ 1.200.000,” terang Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati.

Ia mengungkapkan bahwa jenis kopi yang akan diekspor ke Mesir merupakan robusta yang tumbuh di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan, di mana kopi-kopi ini memiliki cita rasa unik yang dipengaruhi oleh cara pengolahannya dan kekhasan iklim daerah.

“Ekspor kopi ini dilakukan dengan kerja sama dengan petani lokal yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, mengekspos potensi komoditi Indonesia untuk memenuhi permintan kopi di luar negeri,” lanjutnya.

Nina mengatakan bahwa ekspor kopi ke Mesir ini merupakan lanjutan dari ekspor kopi yang sudah dimulai pada tahun 2018, berturut turut pada awal 2020 dan sempat terhenti karena pandemi Covid-19. PPI akan terus meningkatkan potensi ekspor dari komoditi-komoditi di Indonesia ke mancanegara.

“InsyaAllah kami akan selalu melihat potensi-potensi komoditas yang dimiliki Indonesia agar dikenal di pasar internasional dan membantu dalam pemulihan ekonomi nasional. Kami juha telah melakukan pembicaraan terhadap beberapa negara yang memiliki minat cukup besar kepada kopi Indonesia,” ungkap Nina.

PPI sendiri memiliki produk kopi dengan brand Covare yang dihasilkan oleh petani Indonesia dari berbagai daerah, dengan varian seperti Aceh Gayo, Sumatera Mandailing, Sumatera Toba, Papua Blend, dan Papua Wamena.

“Kontrak kerja sama ekspor kopi ini direncanakan secara berkelanjutan atas potensi ekspor sebanyak 200 ton per bulan dan akan dikembangkan berbagai jenis-jenis kopi lainnya dari seluruh wilayah Indonesia,” beber Nina.

Herman Heru Suprobo selaku Komisaris Utama PPI bersyukur dan dan berterimakasih kepada PPI yang telah berhasil melakukan ekspor kopi, yang artinya telah mampu memberikan kepercayaan dan mampu memasarkan produk kopi dengan kualitas yang baik, sesuai dengan standar kualitas dan keamanan produk.
Eskpor ini adalah hal baik bagi PPI untuk terus mengembangkan produk-produk lainnya.

Lutfi Rauf sebagai Duta Besar RI untuk Mesir, terus memberikan dukungan kepada PPI untuk ekspor produk-produk Indonesia.

Trend kopi di Mesir, tidak lepas dari kerja sama yang telah dilakukan selama ini. Indonesia menjadi peringkat pertama pengekspor kopi di Mesir dengan presentase 54%.

Harapannya, sinergi harus terus ditinglatkan antara petani, buyers, dan pihak yang berkaitan. Ke depan, Indonesia (PPI) dapat mengembangkan ekspor-ekspor lainnya ke Mesir dengan produk pertanian lainnyaseperti rempah-rempah, pala, lengkuas, kayu manis, kapulaga, dan juga potensi perikanan dan hasil laut.

Hadir pada kesempatan tersebut, Didi Sumedi selaku Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, turut melepas ekspor kopi PPI dan sangat bersyukur karena di tengah pandemi, kita bisa memulai kembali melakukan ekspor yang mudah-mudahan akan terus berlanjut ekspor-ekspor komoditi dan produk lainnya untuk kontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

“Kinerja perdagangan Indonesia periode Januari – Juli 2021 mencatatkan surplus terpanjang USD 21M. Kami mengapresiasi langkah-langkah progresif yang diambil oleh PPI terhadap ekspor nasional kita,” ucap Didi.

Harapan dari pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN yang diwakili Zuryati Simbolon selaku Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk, adalah agar ekspor digiatkan karena merupakan salah satu program yang diberi perhatian lebih oleh Pemerintah sebagai arahan Presiden RI untuk pemulihan ekonomi nasional melalui peran BUMN.

“Ekspor dari PPI merupakan langkah nyata yang merupakan kontribusi BUMN Klaster Pangan khususnya PPI. Saya mengapresiasi ekspor kopi yang dilakukana PPI. Ke depan kita bisa membuka potensi ekspor ke mancanegara melalui transaksi ekspor konvensional, maupun imbal dagang yang saat ini sedang digalakkan,” papar Zuryati.

PPI sebagai salah satu klaster pangan dan holding pangan, ada pada posisi trading, logistics, warehousing, dan transportasi.

“Diharapkan pola penguatan rantai pasok pangan akan menyeluruh dan PPI berperan mulai dari offtake kemitraan kepada petani, nelayan, peternak, UMKM, hingga hilirisasi (dalam negeri dan luar negeri). Peran PPI harus ditingkatkan untuk mendampingi mitra dalam menjaga kualitas, ketersediaan untuk stok yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Ditutup oleh Arief Prasetyo, Direktur Utama RNI, sebagai wakil dari Klaster Pangan yang menyampaikan selamat kepada PPI atas ekspor kopi ke Mesir.

“PPI ke depannya akan memiliki jaringan logistics, hulu ke hilir dan akan end to end dengan based customize yang menyiapkan komoditi/produk berdasarkan permintaan pasar. Dengan jaringan yang ada di seluruh Indonesia, kita gali potensi masing-masing cabang, untuk ditingkatkan produk-produk eskpor dengan menjaga konsistensi dari kualitas dan ketersediaan produk,” pungkas Arief.

Press Release

Persiapan Merger BGR ke dalam PPI, Dirut PPI Kunjungi Fasilitas Logistik BGR di Palembang

Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) / PPI, Nina Sulistyowati, mengunjungi gudang modern dan depo container milik PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) / BGR di Palembang pada (11/09/2021).

Nina didampingi oleh Direktur Operasi PPI, Eko Budianto, dan disambut langsung oleh Direktur Utama BGR, M. Kuncoro Wibowo, beserta tim.

PPI akan bertransformasi seiring dengan persiapan sebagai surviving entity dalam proses penggabungan BGR Logistics ke dalam PPI. Dengan penggabungan, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik pangan, mengurangi food loss pada rantai produsen, meningkatkan penetrasi bisnis trading dan logistik hingga meningkatkan keterjangkauan pembelian produksi nelayan dan petani ke seluruh daerah pelosok di Indonesia.

“Dalam Klaster Pangan, PPI merupakan BUMN perdagangan yang disiapkan di hilir untuk peningkatan sektor distribusi trading pangan mulai dari pelosok pedesaan hingga internasional. Oleh karenanya kunjungan PPI ke depo container dan gudang modern ini penting untuk menyiapkan connection yang baik,” ucap Nina.

Kunjungan tersebut dimulai dengan berkeliling ke depo container yang memiliki luas total 2,7 hektare dan dapat menampung lebih dari 2 ribu kontainer, yang dilengkapi dengan sarana pencucian kontainer yang memadai, fasilitas perbaikan kontainer, serta alat berat pendukung seperti side loader dan forklift yang memberikan layanan depo kontainer baik dan terintegrasi.

“Untuk memastikan manajemen depo kontainer yang cepat dan handal, kami menggunakan aplikasi berbasis web Depot Management and Agency (Denada), untuk management kontainer, lift on dan lift off kontainer,” ungkap Kuncoro Dirut BGR.

Kunjungan juga dilanjutkan ke gudang modern yang mengelola komoditas Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dengan sistem WMS (Warehouse Management System), yang mempermudah dan mempercepat segala aktivitas, mulai dari aktivitas inbound hingga ke outbond.

“Setelah tadi saya memantau dan mencoba, sistemnya memang mempermudah mobilitas pekerjaan karena setiap proses terautomasi dan membuat data lebih transparan serta aman. Teknologi barcode scanner mampu mengelola hingga puluhan ribu SKU (Stock Keeping Unit) serta terhubung dengan ERP-SAP yang sekarang sudah ada,” terang Nina.

PPI dalam kiprahnya sebagai BUMN yang bergerak di bidang trading, selalu menyesuaikan strategic direction dengan para pemegang saham, dalam hal ini Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN. Pada kunjungan tersebut, Nina juga menemui Serikat Pekerja BGR untuk berdiskusi hangat.

Lawatan PPI tersebut termasuk dalam rangkaian kegiatan pelepasan ekspor kopi ke Mesir yang dilaksanakan di Lampung. Penguatan pasar domestik dan internasional merupakan salah satu tugas besar PPI di rantai pangan. Hal ini sesuai arahan Menteri Erick Thohir, di mana salah satu peran PPI adalah melaksanakan program inklusivitas petani, peternak, nelayan dan UMKM sebagai sumber supply dan operational excellent akselerasi ekspor.

“Proses penggabungan BGR ke dalam PPI ini telah memasuki tahap finalisasi RPP di pemegang saham. Serangkaian persiapan telah dan masih dilalui dengan baik oleh PPI, dalam berbagai aspek operasional, keuangan, SDM dan organisasi, IT, legal, manajemen risiko, tata kelola, dan lain-lain,” pungkas Syailendra Sekretaris Perusahaan PPI.