About Us

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sebagai BUMN perdagangan dan logistik terus berkomitmen melayani lebih baik dalam proses transformasi ekosistem pangan.

PPI sebagai member of ID Food dibawah PT RNI (Persero) sebagai Induk Holding dan Pemerintah Republik Indonesia sebagai Pemegang Saham Seri A, mendukung program pemerintah dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan dalam pelaksanaan kegiatan supply chain end to end dari hulu ke hilir menjadi lebih efisien, melalui peran sebagai sales agent dan off-taker pangan, gateway ekspor dan key account holder untuk kegiatan trading dari member holding pangan, dan memiliki posisi yang baik di pasar dengan meningkatkan kapasitas pertumbuhan industri perdagangan dan logistik terdigitalisasi di Indonesia yang semakin kompetitif.

PPI adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada bidang bisnis perdagangan domestik, internasional, pergudangan, dan logistik dengan ditandatanganinya Akta Penggabungan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bhanda Ghara Reksa ke dalam PT Perusahaan Perdagangan Indonesia pada 02 Desember 2021 dan PP Nomor 97 Tahun 2021 tentang Penggabungan BGR ke dalam PPI pada 15 September 2021.

PPI secara maksimal berupaya dalam menjawab tantangan pada sektor pangan di Indonesia dengan membangun infrastruktur sumber daya yang optimal, mendorong investasi dan penetrasi bisnis trading dan logistik, melakukan integrasi bisnis di sepanjang value chain ekosistem pangan nasional, serta meningkatkan keunggulan kompetitif dalam menjalankan fungsi ekspor gateway.

PPI menjalankan peran strategis untuk:

  1. Mendukung agenda pemerintah RI dengan, meningkatkan efisiensi logistik pangan di Indonesia, mengurangi food loss terutama di rantai produsen dan meningkatkan pendapatan pajak bagi dividen negara;
  2. Memperbaiki kinerja perusahaan dengan meningkatkan penetrasi bisnis trading logistik dan meningkatkan efisiensi operasi dan minimalisasi biaya;
  3. Memberikan manfaat kepada ekosistem nelayan, petani, rakyat dan UMKM dengan, meningkatkan jangkauan pembelian produksi nelayan dan petani di daerah terpencil, meningkatkan mutu dan kualitas produk pangan di konsumen dengan layanan logistik yang lebih baik dan menjamin ketersediaan dan mengurangi disparitas harga.