Pestisida

Pestisida

Insektisida adalah bahan-bahan kimia bersifat racun yang dipakai untuk membunuh serangga. Insektisida dapat memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, tingkah laku, perkembangbiakan, kesehatan, sistem hormon, sistem pencernaan, serta aktivitas biologis lainnya hingga berujung pada kematian serangga pengganggu tanaman Insektisida termasuk salah satu jenis pestisida. Berikut ini adalah produk insektisida PT PPI:

Insektisida Karbamat yang bekerja sebagai racun kontak dan racun perut berbentuk pekatan berwarna coklat yang dapat membentuk emulsi dalam air. Sangat ampuh untuk mengendalikan hama penting tanaman padi seperti wereng punggung coklat, wereng hijau, wereng punggung putih, ulat grayak dan walang sangit; ulat grayak pada tanaman cabai dan bawang merah serta penggerek batang pada tanaman tebu. Lebih ekonomis karena biaya pengendalian hama yang lebih rendah. Sangat efektif terhadap berbagai hama tanaman sayuran, pangan dan perkebunan.

Merupakan insektisida yag bekerja sebagai racun kontak dan lambung yang sistemik berbentuk butiran berwarna ungu. Produk ini berguna untuk mengendalikan hama wereng hijau, penggerek batang, walang sangit, lalat daun & ulat grayak pada tanaman padi, lalat bibit, ulat grayak pada tanaman kedelai, ulat grayak pada tanaman bawang merah dan cabai.

Mengendalikan hama-hama tanaman, baik pada stadia larva maupun stadia imago dengan cara unit dan pasti. Dharmasan 600 EC bekerja mempengaruhi sistem syaraf sehingga serangga menjadi hiperaktif kemudian menggelepar, lalu mati. Dengan cara kerja Dharmasan 600 EC tersebut, kematian serangan terjadi paling lambat 72 jam setelah aplikasi dengan menunjukkan gejala badannya mengkerut, kaku, dan mengeluarkan airan hitam kecoklatan.

Dengan bahan aktif sipermetrin 50 gil merupakan insektisida piretroid yang bekerja sebagai racun dan lambung untuk mengendalikan hama pada tanaman cabai, bawang merah, tomat, dan kedelai.

Dharmapara 276 SL adalah Herbisida kontak purna tumbuh, berbentuk larutan dalam air berwarna biru kehijauan yang sangat efektif untuk mengendalikan gulma umum pada tanaman kelapa sawit dengan mematikan bagian tumbuhan yang terkena dan toksik terhadap sel-sel tumbuhan yang hidup. Herbisida ini tidak dapat diserap oleh bagian tanaman lain yang tidak berhijau daun.

Produk ini juga cepat, hemat, dan efektif mengendalikan gulma berdaun lebar, persiapan lahan budidaya padi sawah, dan lahan tanpa tanaman

Gulma yang terkena semprot akan terlihat mengering dan akhirnya mati. Herbisida ini tidak menimbulkan fitotoksik pada tanaman jika digunakan sesuai petunjuk.

Dharmara 480 SL merupakan herbisida sistemik purna tumbuh berbahan aktif Isopropil Amina Glisofat 480 g/l, berbentuk larutan dalam air berwarna kekuningan.

Bersifat sistemik, tidak selektif terhadap gulma sasaran, sehingga mempunyai spektrum luas dalam pengendalian gulma dan membunuh tanaman hingga mati sampai ke akar-akarnya.

Dharmara 480 SL lebih efektif dan aman digunakan karena masuk kategori WHO ke dalam Kelas IV, yaitu masuk klasifikasi tidak berbahaya pada penggunaan normal. Kegunaannya yaitu untuk mengendalikan gulma berdaun lebar dan golongan rumput pada pertanaman kelapa sawit (TBM).

Tersedia dalam kemasan 1 liter, 5 liter, dan 20 liter, dengan kemasan yang lebih praktis dan inovatif.

Melalui 32 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, @PPIPersero mendistribusikan produk Dharmadrand secara menyeluruh kepada agen dan distributor, sehingga Dharmabrand mudah didapatkan oleh para petani.

PT PPI sebagai distributor eksklusif PT Petrosida Gresik dan PT Mitra Kreasidharma untuk jenis herbisida, fungisida dan insektisida lainnya. Pestisida dari PT MKD terdapat 10 merek yang diperdagangkan di antaranya: Block Up 480 SL, Zebindo 80 WP, Rennate 40 WP, Delta 25 EC, Labrador 25 EC, Innova 25 EC, dan lain-lain. Pestisida dari PT PSG terdapat sekitar 60 merek yang diperdagangkan di antaranya: Brown Up 480 SL, Sidatan 410 SL, Sidafos 480 AS, Sidaxone 276 SL, See Top 525 SL, Damin 875 SL, Guela 12.5 PA, Sidametrin 50 EC, Sidalaris 240 SL, dan lain-lain.